Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persiku Kudus Dijuluki Laskar Telingsing, Inilah Sebenarnya Sosok Kiai Telingsing

Abdul Rochim • Selasa, 29 April 2025 | 02:31 WIB

Persiku Laskar Telingsing
Persiku Laskar Telingsing

KUDUS - Nama Kiai Telingsing tidaklah asing bagi masyarakat Kudus. Namanya bahkan diabadikan sebagai nama sebuah jalan di kawasan Kudus Kulon.

Saking terkenalnya, julukan "Kiai Telingsing" juga disematkan kepada tim sepak bola kebanggaan Kota Kudus, Persiku Kudus.

Selain Macan Muria, Persiku Kudus juga mendapatkan julukan Laskar Telingsing. 

Baca Juga: Persiku Tak Ingin Tertipu Brosur Pemain Lagi, Juni Akan Trial Pemain, Janji Lebih Selektif

Kesebalasan yang didirikan 1 Januari 1934 ini memilih Laskar Telingsing, tak lain karena Kiai Telingsing adalah sosok besar di Kudus.

Ia juga menjadi salah satu tokoh besar pendiri Kota Kudus.

Siapa sebenarnya Kiai Telingsing? Ia adalah seorang tokoh asal Tiongkok yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Kudus.

Makamnya terletak di kawasan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kudus, dan hingga kini masih banyak diziarahi oleh warga dari dalam maupun luar kota.

Masjid serta makam kuno di kawasan ini masih terawat, dibangun dari batu bata yang tetap kokoh hingga sekarang.

Menurut cerita, ayah Kiai Telingsing berasal dari Arab, sementara ibunya berasal dari Tiongkok.

Nama aslinya adalah The Ling Sing, yang kemudian dalam pengucapan Jawa menjadi Telingsing.

Baca Juga: Disdikpora Kudus Kena Tegur BPK, Sebut Manajemen Persiku Nunggak Sewa Ruko, Segini Total Biayanya

Di Kudus, Kiai Telingsing berjuang bersama Sunan Kudus dalam menyebarkan ajaran Islam.

Berdasarkan berbagai sumber, ada yang menyebutkan bahwa hubungan antara keduanya sangat erat, hingga dikisahkan Sunan Kudus adalah murid sekaligus guru bagi Kiai Telingsing.

Selain berdakwah, Kiai Telingsing dikenal memiliki keahlian di bidang seni ukir.

Ia mengajarkan keterampilan mengukir kepada masyarakat setempat, di samping menyebarkan ajaran Islam.

Kiai Telingsing juga dikenal ahli dalam bidang pengobatan dan ilmu kanuragan.

Seni ukir yang diajarkannya dikenal dengan nama Sung Ging, yang terkenal akan kehalusan dan keindahannya.

Pengaruh Kiai Telingsing begitu besar hingga namanya terus dikenang.

Selain nama jalan, jejaknya juga terlihat dari adanya kampung Sunggingan di Kudus, yang diyakini berasal dari nama Kiai Telingsing.

Pada abad ke-16 hingga ke-18, para pengrajin ukir kayu di Kudus banyak menerima pesanan pembangunan rumah kayu, menggunakan bahan kayu jati berkualitas tinggi dari Blora, Tuban, dan Bojonegoro.

Baca Juga: Siap Arungi Liga 2 Musim Depan, Manajemen Persiku Kudus Perbanyak Pemain Muda

Namun, pada abad ke-19, kelangkaan kayu jati bermutu tinggi membuat kerajinan ukir di Kudus mulai menurun.

Sementara itu, keterampilan mengukir yang diwariskan Kiai Telingsing tetap bertahan di Jepara, kota tetangga Kudus.

Hingga kini, Jepara dikenal sebagai pusat seni ukir kayu, terutama pembuatan gebyok, dan mempertahankan reputasinya sebagai sentra ukir terkemuka. (*/him)

Editor : Ali Mustofa
#kiai telingsing #seni ukir #persiku kudus #Kudus