RADAR KUDUS - Red Sparks harus mengakui keunggulan tuan rumah GS Caltex setelah tumbang dengan skor 1-3 dalam lanjutan putaran keenam Liga Voli Korea (V-League) musim 2024/2025.
Laga yang digelar di Jangchung Arena, Seoul, Rabu (26/2/2025), menjadi ujian berat bagi tim asuhan Ko Hee Jin yang tampil tanpa Vanja Bukilic dan kehilangan Park Eun Jin karena cedera.
Set Pertama: Red Sparks Awali dengan Dominasi
Tanpa Bukilic, Red Sparks tetap memulai laga dengan percaya diri. Kapten tim, Yeum Hye Seon, membuka skor dengan servis ace yang tak mampu dikembalikan pemain GS Caltex.
Megawati Hangestri kemudian menunjukkan ketajamannya dengan dua spike beruntun yang membuat Red Sparks unggul 1-4.
Tim tamu terus menekan, unggul hingga 3-8 saat technical timeout pertama. Jeon Da Bin, yang dipercaya menggantikan Bukilic, bermain impresif dengan beberapa pukulan keras yang menambah keunggulan Red Sparks.
Sementara itu, GS Caltex bertumpu pada Gyselle Silva yang terus menjadi andalan dalam serangan.
Ko Hee Jin sempat meminta timeout saat GS Caltex mulai mengejar 11-15. Namun, dua back attack dari Megawati membuat Red Sparks kembali menjauh.
Pada akhirnya, spike keras Megawati menutup set pertama dengan skor 22-25 untuk keunggulan Red Sparks.
Set Kedua: GS Caltex Bangkit, Red Sparks Mulai Tertekan
Memasuki set kedua, GS Caltex tampil lebih solid. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 10-10 setelah beberapa error dari Red Sparks.
Momentum ini dimanfaatkan tuan rumah untuk berbalik unggul, terutama setelah blok Jung Ho Young berhasil meredam spike Gyselle Silva.
Meski Megawati tetap menjadi tumpuan, Red Sparks mulai kehilangan ritme permainan. Ko Hee Jin kembali meminta timeout ketika timnya tertinggal 20-16.
Sayangnya, usaha Red Sparks untuk mengejar ketertinggalan gagal. GS Caltex menutup set kedua dengan kemenangan 25-21.
Set Ketiga: Park Eun Jin Cedera, Red Sparks Kehilangan Momentum
Set ketiga berlangsung sengit dengan kedua tim saling berbagi angka hingga 15-15. Namun, bencana menimpa Red Sparks ketika Park Eun Jin mengalami cedera saat mendarat setelah melakukan blocking.
Ia terlihat kesakitan dan harus ditarik keluar lapangan, menambah daftar cedera Red Sparks setelah Bukilic.
Pergantian pemain dilakukan, namun GS Caltex berhasil memanfaatkan situasi untuk menekan Red Sparks.
Silva dan kawan-kawan sukses menutup set ketiga dengan kemenangan 25-21, membuat skor keseluruhan menjadi 2-1 untuk GS Caltex.
Set Keempat: Red Sparks Kehilangan Fokus, GS Caltex Kunci Kemenangan
Ko Hee Jin tampaknya tak ingin mengambil risiko lebih besar dan mulai merotasi pemain untuk menghindari cedera lebih lanjut.
Pemain pelapis seperti Park Hye Min dan Lee Seon Woo diberi kesempatan bermain, sementara Megawati tetap menjadi andalan dalam serangan.
Awalnya, strategi ini sempat berhasil saat Red Sparks unggul 15-16 pada technical timeout kedua.
Namun, GS Caltex yang bermain lebih stabil akhirnya mampu menutup set keempat dengan kemenangan 25-19, sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 3-1.
Dampak Kekalahan: Red Sparks dalam Ancaman di Klasemen
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Red Sparks yang sebelumnya tampil impresif di musim ini.
Dengan hasil ini, mereka tetap mengoleksi 58 poin dan berisiko digeser oleh Hyundai Hillstate yang terus menempel ketat.
Absennya Bukilic benar-benar berdampak besar, sementara cedera Park Eun Jin menambah daftar masalah bagi tim.
Dengan babak playoff semakin dekat, Ko Hee Jin harus mencari solusi agar Red Sparks tetap kompetitif dalam perburuan gelar musim ini.
Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat bagi Red Sparks. Akankah mereka bangkit atau justru semakin terpuruk? Kita tunggu kiprah Megawati Hangestri dan kawan-kawan di laga berikutnya!(*)
Editor : Mahendra Aditya