Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usai Red Sparks Dibantai AI Peppers, Pelatih dan Pemain Pilih Kabur Tanpa Menyapa Pendukung, Ada Apa?

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 20 Februari 2025 | 20:01 WIB
Usai laga, pelatih Ko Hee Jin beserta para pemain Red Sparks langsung meninggalkan lapangan tanpa melakukan peregangan maupun menyapa para pendukung yang sudah datang jauh-jauh ke Gwangju.
Usai laga, pelatih Ko Hee Jin beserta para pemain Red Sparks langsung meninggalkan lapangan tanpa melakukan peregangan maupun menyapa para pendukung yang sudah datang jauh-jauh ke Gwangju.

RADAR KUDUS - Red Sparks harus menelan kekalahan telak saat menghadapi AI Peppers dalam lanjutan Liga Voli Korea pada Rabu, 19 Februari 2025.

Megawati Hangestri dan kawan-kawan tak berdaya dan dipaksa menyerah dalam tiga set langsung, membuat mereka gagal menggusur Hyundai Hillstate dari peringkat kedua klasemen.

Namun, yang lebih mengejutkan bukan hanya hasil pertandingan. Usai laga, pelatih Ko Hee Jin beserta para pemain Red Sparks langsung meninggalkan lapangan tanpa melakukan peregangan maupun menyapa para pendukung yang sudah datang jauh-jauh ke Gwangju.

Keputusan ini memicu kemarahan para penggemar.

"Red Sparks harus meminta maaf kepada para penggemar yang datang mendukung mereka.

Tapi setelah pertandingan, mereka bahkan tidak menyapa suporter," tulis akun @kangseokseung dalam unggahan Instagram resmi Red Sparks.

Pertahanan Kokoh AI Peppers Bikin Red Sparks Frustrasi

Hasil buruk ini tidak lepas dari buruknya performa Red Sparks dan kokohnya pertahanan AI Peppers. Statistik pertandingan menunjukkan betapa dominannya AI Peppers dalam laga ini.

Tembok pertahanan AI Peppers sukses mematikan pergerakan dua mesin serangan Red Sparks, yakni Megawati Hangestri dan Aleksandra Bukilic.

Berkali-kali spike dari Mega berhasil diblok lawan, membuat performanya anjlok. Sementara Bukilic juga tampil jauh di bawah standar.

"Kami tampil buruk hari ini. Ini jadi kesempatan bagi kami untuk introspeksi," ujar pelatih Ko Hee Jin usai laga.

Jalannya Pertandingan: Red Sparks Tidak Berkutik

Set pertama sebenarnya berjalan cukup ketat. Red Sparks masih bisa memberikan perlawanan, tetapi tetap harus menyerah 21-25.

Pada set kedua, Megawati dan kawan-kawan berusaha bangkit, namun tetap gagal mengejar keunggulan AI Peppers dan kalah 23-25.

Memasuki set ketiga, Red Sparks seolah kehilangan semangat bertanding. AI Peppers mendominasi penuh, membuat Red Sparks menyerah dengan skor mencolok 13-25.

Kekalahan ini menjadi salah satu performa terburuk Red Sparks musim ini.

Kekalahan yang Berdampak Besar

Akibat hasil ini, Red Sparks gagal naik ke peringkat kedua klasemen dan tetap berada di bawah Hyundai Hillstate.

Dengan fase reguler yang semakin mendekati akhir, peluang mereka untuk mendapatkan posisi lebih menguntungkan di babak playoff pun semakin sulit.

Laga berikutnya Red Sparks akan menghadapi GS Caltex pada Minggu mendatang, pertandingan terakhir di putaran kelima musim ini.

Tim asuhan Ko Hee Jin harus segera bangkit jika ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen dan menjaga asa di playoff.

Akankah Red Sparks bangkit di laga berikutnya? Atau mereka justru semakin terpuruk? Kita tunggu jawabannya di pertandingan selanjutnya!(*)

Editor : Mahendra Aditya
#KOVO V League #park jeong ah #Red Sparks #Yeum Hye Seon #Red Sparks tumbang #voli korea #Red Sparks vs AI Peppers #AI Peppers #Megawati Hangestri Pertiwi #megawati red sparks #Ko Hee jin