KUDUS – Persiku Kudus kembali membuktikan ketangguhannya di kandang setelah menaklukkan Gresik United dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Wergu Wetan, kemarin sore.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Macan Muria yang semakin percaya diri untuk bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia.
Gol semata wayang Persiku dicetak oleh sang kapten, Jajang Mulyana, melalui sundulan tajam pada menit ke-41.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan, meski kedua tim beberapa kali mendapatkan peluang emas.
Persiku sebenarnya hampir menggandakan keunggulan di menit-menit akhir babak kedua melalui sepakan Antoni Putro, namun upayanya berhasil digagalkan oleh kiper Gresik United.
Dengan tambahan tiga poin ini, Persiku kini mengoleksi 12 poin dan naik ke posisi runner-up klasemen sementara Grup J.
Mereka hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persekat Tegal, yang mengoleksi 13 poin.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persiku di kandang, memberikan harapan besar bagi tim dan para suporter untuk tetap bertahan di Liga 2.
Pelatih dan Pemain Puas dengan Hasil Pertandingan
Pelatih Persiku, Alfiat, mengaku bersyukur atas kemenangan ini.
Ia memuji kerja keras para pemainnya yang mampu menjaga konsistensi permainan meski pertandingan berjalan dengan tensi tinggi.
“Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Semua pemain menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Ini kemenangan yang sangat berarti untuk kami,” ujarnya.
Meski begitu, Alfiat mengingatkan bahwa perjuangan belum usai.
Dengan dua laga tersisa, Persiku harus tetap fokus untuk mengamankan poin tambahan agar benar-benar terhindar dari zona degradasi.
“Untuk sementara kami bisa bernapas lega, tapi perjuangan belum selesai. Kami harus tetap bekerja keras untuk memastikan posisi aman di Liga 2,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang Persiku, M. Irvan, juga mengungkapkan kegembiraannya atas raihan tiga poin ini.
Ia berharap kemenangan ini menjadi momentum bagi timnya untuk terus meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
“Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Semoga di sisa pertandingan kami bisa meraih poin penuh lagi dan memastikan tetap bertahan di Liga 2,” ujarnya.
Kekecewaan di Pihak Gresik United
Di sisi lain, pelatih Gresik United, Djajang Nurdjaman, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil pertandingan.
Menurutnya, timnya dirugikan oleh keputusan wasit yang dinilai berat sebelah. “Kami merasa kepemimpinan wasit sangat merugikan tim kami.
Seharusnya kami mendapat penalti di menit-menit awal, tapi wasit tidak memberikan keputusan yang adil.
Ini sangat mempengaruhi mental para pemain,” kata Djajang.
Salah satu pemain Gresik United, Samsul Arifin, enggan berkomentar banyak atas kekalahan timnya.
Ia hanya berharap timnya bisa bangkit dan meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya.
Dengan hasil ini, Persiku Kudus semakin dekat untuk memastikan tempatnya di Liga 2 musim depan.
Namun, mereka masih harus berjuang di dua laga tersisa agar benar-benar aman dari ancaman degradasi.
Suporter Macan Muria tentu berharap tim kebanggaan mereka bisa menutup musim dengan catatan positif.(gal)
Editor : Mahendra Aditya