RADAR KUDUS - Maarten Paes, kiper berbakat yang selama ini dikenal sebagai pemain asal Belanda, mengejutkan banyak orang ketika dia tampil membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kiper FC Dallas ini telah menyelesaikan proses naturalisasi pada Agustus 2024, yang memungkinkan dia bergabung dengan skuad Garuda.
Sebelumnya, banyak orang, termasuk warga Amerika Serikat, mengira Paes masih merupakan warga negara Belanda, sehingga keputusan ini menarik perhatian media internasional, khususnya penggemar sepak bola Major League Soccer (MLS).
Reaksi Warga Amerika Serikat
Keputusan Paes untuk membela Indonesia membuat kaget penggemar sepak bola di Amerika Serikat.
Akun resmi MLS di platform media sosial X (Twitter) mengunggah berita tentang pemanggilan Paes ke Timnas Indonesia. Banyak komentar muncul, seperti dari akun @cfoodboil yang menulis, “Aku pikir dia orang Belanda.”
Kebingungan ini wajar mengingat karier Maarten Paes di liga profesional Amerika dan reputasinya sebagai pemain yang lahir dan besar di Belanda.
Penjelasan Alasan Maarten Paes Membela Indonesia
Para netizen dengan cepat memberikan penjelasan terkait kebingungan ini. Maarten Paes sebenarnya memiliki ikatan keluarga dengan Indonesia melalui neneknya, yang lahir di Indonesia.
Fakta ini memungkinkan Paes untuk mengubah kewarganegaraannya melalui proses naturalisasi dan membela Indonesia di kancah internasional.
Akun @thevortex__ di X menjelaskan bahwa perpindahan kewarganegaraan Paes ini menjadi dasar legal baginya untuk bermain bagi Timnas Indonesia, meski ia lahir di Belanda.
Debut Cemerlang Paes di Laga Kontra Arab Saudi
Maarten Paes memulai debutnya bersama Timnas Indonesia pada pertandingan melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam laga tersebut, Paes menunjukkan penampilan gemilang dengan menggagalkan penalti dari pemain bintang Arab Saudi, Salem Al Dawsari.
Berkat aksinya, Indonesia berhasil menahan imbang Arab Saudi 1-1, mencatatkan hasil positif di laga perdana Grup C.
Klasemen Grup C Setelah Pertandingan
Hasil imbang ini membawa Indonesia mengamankan satu poin di peringkat keempat klasemen sementara Grup C, dengan poin yang sama dengan Arab Saudi, tetapi kalah dalam jumlah kartu kuning.
Tim Garuda berada di belakang Jepang dan Bahrain yang masing-masing mengantongi tiga poin usai menang di pertandingan mereka.
Jepang menghancurkan China dengan skor 7-0, sementara Bahrain menang tipis 1-0 melawan Australia. Meski di grup yang sulit, penampilan Indonesia memberi harapan besar untuk perjalanan mereka di kualifikasi ini.
Perubahan Peringkat FIFA Timnas Indonesia
Usai hasil imbang melawan Arab Saudi, Timnas Indonesia mengalami peningkatan peringkat FIFA. Garuda memperoleh tambahan 6,88 poin, yang membawa Indonesia naik tiga peringkat dari posisi 134 ke 131.
Mereka berhasil melewati negara-negara seperti Malaysia, Gambia, dan Rwanda. Di sisi lain, Arab Saudi kehilangan poin meski tetap berada di peringkat 56 dunia.
Kesimpulan Pemanggilan Maarten Paes ke Timnas Indonesia adalah langkah signifikan yang meningkatkan kekuatan skuad asuhan Shin Tae-yong.
Penampilannya yang solid di bawah mistar gawang pada pertandingan melawan Arab Saudi menunjukkan betapa pentingnya kehadiran pemain naturalisasi ini.
Meski awalnya mengejutkan banyak pihak, terutama di Amerika Serikat, keputusan Paes untuk membela Indonesia telah membuktikan hasil positif bagi Tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.