RADAR KUDUS - Kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 akan segera bergulir, dan tim Persijap Jepara, yang dikenal dengan julukan Laskar Kalinyamat, tengah melakukan persiapan intensif untuk menghadapi musim yang penuh tantangan ini.
Meski demikian, sejumlah catatan penting masih menjadi perhatian serius tim pelatih untuk diperbaiki sebelum kompetisi dimulai.
Dalam beberapa pekan terakhir, Persijap Jepara telah menjalani serangkaian laga uji coba yang bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan tim serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Baca Juga: Siaran dan Jadwal Pekan Pertama Liga 2 24/25 Grup Tengah, Kapan Derby Muria?
Berdasarkan hasil uji coba tersebut, Head Coach Persijap, Kahudi Wahyu Widodo, menyoroti beberapa kelemahan yang masih terlihat di lapangan, terutama terkait dengan ketenangan pemain saat menghadapi tekanan.
"Kami masih melihat bahwa para pemain belum cukup tenang ketika melakukan pressing. Mereka cenderung panik, dan itu berdampak pada mudahnya kehilangan bola," ujar Kahudi dalam sesi wawancara.
Kekurangan ini, menurutnya, perlu segera diperbaiki agar Persijap dapat tampil lebih solid di kompetisi yang akan datang.
Selain masalah ketenangan, Kahudi juga menyoroti efektivitas tim dalam memanfaatkan peluang mencetak gol.
Dalam uji coba melawan Sriwijaya FC beberapa waktu lalu, Persijap sebenarnya memiliki beberapa peluang emas yang sayangnya tidak dapat dikonversi menjadi gol.
"Masalah skoring menjadi perhatian utama kami. Sejumlah momen tercipta saat melawan Sriwijaya, tetapi sayangnya tidak bisa dimaksimalkan," tambah Kahudi.
Untuk itu, dengan sisa waktu yang ada sebelum Liga 2 dimulai, Kahudi dan tim pelatih bertekad untuk memaksimalkan setiap sesi latihan guna melakukan perbaikan yang diperlukan.
Tujuannya jelas: memastikan Persijap Jepara siap bersaing dan mampu memberikan performa terbaik di setiap pertandingan musim ini.
Persijap Jepara sejauh ini telah melakoni dua laga uji coba sebagai bagian dari persiapan tim.
Setelah menghadapi Sriwijaya FC pekan lalu, Laskar Kalinyamat juga melanjutkan uji coba dengan PSPS Riau di Jakarta, di mana kedua laga tersebut berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Meskipun hasil uji coba tidak sepenuhnya memuaskan, Kahudi melihat sisi positif dari pertandingan tersebut.
Menurut Kahudi, selain sebagai sarana mengevaluasi kekuatan tim, uji coba di luar kota juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk memberikan suasana baru bagi para pemain.
"Latihan di tempat yang berbeda memberikan suasana yang segar bagi pemain, dan itu penting untuk menjaga semangat mereka," ungkap pelatih kelahiran Madiun ini.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Persijap Jepara berharap dapat memperbaiki kekurangan yang ada dan tampil lebih tangguh saat kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 resmi dimulai.
Dukungan dari para pendukung setia Laskar Kalinyamat juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk meraih hasil terbaik sepanjang musim. (ury)
Editor : Ali Mustofa