RADAR KUDUS - Dalam laga uji coba jelang bergulirnya Liga 2, Persiku Kudus harus mengakui keunggulan Persela Lamongan setelah kalah dengan skor tipis 1-2.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bumi Wali, Tuban, pada Kamis (29/8/2024), dimulai pukul 15.30 WIB dan menyuguhkan pertarungan sengit antara dua tim yang sama-sama ingin menunjukkan kesiapan mereka untuk kompetisi resmi.
Sejak awal pertandingan, Persela Lamongan tampil mendominasi.
Mengandalkan kecepatan dan ketajaman serangan dari kedua sayap, tim berjuluk Laskar Sunan Drajat ini berhasil mencetak gol pertama melalui aksi gemilang pemain sayap kirinya, Rivaldi Bawuo, pada menit ke-23.
Gol tersebut menjadi pembuka kebuntuan dan menambah semangat para pemain Persela untuk terus menekan pertahanan Persiku Kudus.
Persela tak mengendurkan serangannya meski telah unggul satu gol.
Di menit-menit berikutnya, mereka terus membombardir lini pertahanan Persiku yang terlihat kesulitan menahan gempuran.
Ketajaman serangan Persela kembali terbukti ketika striker andalan mereka, Ezechiel Ndouasel, berhasil menggandakan keunggulan pada pertengahan babak pertama.
Gol tersebut semakin menenggelamkan harapan Persiku Kudus untuk mengimbangi permainan lawannya.
Meski tertinggal dua gol, Persiku Kudus tak patah semangat.Mereka berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan.
Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama, ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti.
Ronny Jesus Maza, pemain anyar asal Venezuela yang baru didatangkan untuk memperkuat lini serang Persiku, dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Baca Juga: Persiku Kudus Uji Coba Skuad Anyar Jelang Arungi Liga 2 2024/2025, Ini Lawannya
Skor 2-1 untuk keunggulan Persela Lamongan bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan.
Persiku Kudus mencoba mengambil inisiatif untuk menyamakan kedudukan, sementara Persela Lamongan tetap berusaha menambah keunggulan.
Meski kedua tim tampil ngotot, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi skuad Macan Muria jelang persiapan mereka menghadapi Liga 2.
Pelatih Persiku Kudus, Sudirman, melalui asisten pelatihnya, Denny Rumba, menyatakan bahwa hasil uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga.
Meskipun Persiku membawa skuad penuh, mereka masih belum mampu mengatasi permainan agresif dan efektif dari Persela Lamongan.
Ilham Akbar, Manajer Persiku Kudus, juga menyampaikan bahwa kekalahan tipis ini akan menjadi momentum untuk melakukan perbaikan dalam tim.
Evaluasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi kelemahan-kelemahan yang ada, sehingga Persiku Kudus bisa tampil lebih solid dan kompetitif saat Liga 2 resmi dimulai.
Pertandingan uji coba ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Liga 2 tidaklah mudah, dan Persiku Kudus harus terus berbenah untuk mencapai target mereka musim ini.
Dukungan dan evaluasi yang tepat akan menjadi kunci bagi Macan Muria untuk bangkit dan berjuang lebih keras di pertandingan-pertandingan mendatang. (ury)
Editor : Noor Syafaatul Udhma