RADAR KUDUS - Dalam ajang Seoul Earth On Us Cup 2024, Rabu (28/8/2024), Timnas Indonesia U-20 mengejutkan dunia sepak bola dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Timnas Argentina U-20.
Hasil ini tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga menjadi sorotan di Malaysia. Media sepak bola Malaysia, Malaysia Football League (MFL), mengakui kehebatan Garuda Muda sambil mengungkapkan keprihatinan atas kemerosotan prestasi sepak bola negaranya.
Lewat akun Instagram resminya, @malaysiafootballleague, MFL menulis, "Indonesia U-19 memasak! Kejutkan Timnas Argentina U-20 dengan melakukan comeback dan menang 2-1.”
Mereka juga menambahkan, "Bukan hanya tim senior saja, skuad muda Indonesia juga semakin membaik. Di saat bersamaan, FAM (Federasi Sepak Bola Malaysia) masih dalam proses post mortem."
Ungkapan "post mortem" yang digunakan merujuk pada serangkaian evaluasi dan analisis yang dilakukan FAM untuk mengidentifikasi penyebab stagnasi sepak bola Malaysia.
Sejak Datuk Haji Hamidin Mohd Amin menjabat sebagai Presiden FAM pada 2019, prestasi Timnas Malaysia terus merosot.
Timnas Malaysia, yang dikenal dengan julukan Harimau Malaya, mengalami kekalahan di fase gugur Piala AFF 2020 dan tampil buruk di Piala Asia 2023 serta Piala Asia U-23 2024.
Di sisi lain, Timnas Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Garuda Muda berhasil mencapai final Piala AFF 2020 dan melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023.
Bahkan, Timnas Indonesia U-23 mencatatkan sejarah dengan mencapai semifinal Piala Asia U-23 2024 sebagai debutan.
Prestasi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk tampil di Olimpiade Paris 2024, jika berhasil meraih kemenangan di semifinal atau pertandingan perebutan tempat ketiga.
Setelah kemenangan bersejarah ini, Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi Timnas Thailand U-20 pada Jumat, 30 Agustus 2024, pukul 14.00 WIB, di pertandingan kedua Seoul Earth On Us Cup 2024.
Di laga sebelumnya, Thailand U-20 dihajar oleh tuan rumah Korea Selatan U-20 dengan skor telak 1-4.
Kemenangan Indonesia atas Argentina U-20 tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh sepak bola Malaysia, yang terus berjuang untuk kembali ke jalur prestasi. (ury)
Editor : Noor Syafaatul Udhma