RADAR KUDUS - Persiku Kudus memperkenalkan Ronny Jesús Maza Miranda, seorang striker asal Venezuela.
Ronny Maza dikenal sebagai pemain bertipe finisher dengan naluri mencetak gol yang tinggi.
Kehadirannya diharapkan dapat menghidupkan kembali kejayaan striker legendaris Persiku, Agus Santiko.
Pengaruh Persija Jakarta di Skuad Persiku
Selain Ronny Maza, Persiku juga mengisi skuadnya dengan pemain-pemain eks Persija Jakarta.
Hingga saat ini, lima mantan pemain Persija bergabung dengan Persiku, di antaranya Jehan Pahlevi dan Muhammad Farhan Sopulloh.
Pelatih Sudirman, yang pernah menangani Persija, menjadi faktor kunci dalam rekrutmen ini.
Fokus pada Kerja Keras dan Sikap Profesional
Manajemen Persiku, di bawah kepemimpinan Mochammad Ilham Akbar, menekankan pentingnya komitmen kerja keras dan sikap profesional dari setiap pemain.
Meski bukan klub kaya, Persiku berupaya mencapai prestasi tinggi dengan mengandalkan kebersamaan dan kerja tim.
Peningkatan Fasilitas Stadion
Persiku juga berfokus pada peningkatan fasilitas Stadion Wergu Wetan agar memenuhi standar Liga 2.
Upaya ini mencakup pengecatan ulang dan perbaikan rumput stadion.
Meskipun ada wacana menggunakan Stadion Super Soccer Arena (SSA) milik PT Djarum, manajemen Persiku tetap berharap bisa bermain di kandang sendiri.
Persiapan untuk Liga 2 2024/2025
Persiku Kudus, yang berada di Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025, bersaing dengan tim-tim kuat seperti Persipa Pati, Persijap Jepara, dan PSIM Jogjakarta.
Target utama Persiku adalah mencapai peringkat tiga besar untuk bisa lolos ke Babak 8 Besar dan menjaga peluang promosi ke Liga 1 musim depan.
Rekrutmen Pemain Berpengalaman
Selain Ronny Maza, Persiku juga memperkuat tim dengan mendatangkan pemain berpengalaman seperti Ramdani Lestaluhu, yang sebelumnya bermain di Bali United dan Persija Jakarta.
Kehadiran pemain-pemain ini diharapkan dapat meningkatkan performa Persiku di kompetisi musim ini. (mah)
Editor : Ali Mustofa