PATI – Manajemen Persipa Pati mempertahankan empat pemain lama.
Bahkan, dua di antaranya sudah memperkuat tim berjuluk Laskar Saridin ini, sejak di Liga 3 musim 2021 lalu.
Pemain lama yang dipertahankan manajemen itu, Wahyu Sukarta yang berposisi sebagai gelandang dan Sadly Ahmad yang berposisi sebagai penyerang sayap.
Selain itu, ada Ahmad Khoirul Huda berposisi sebagai bek tengah dan Fendy Ninggar berposisi sebagai gelandang.
Keduanya sudah berseragam Persipa Pati sejak di Liga 3 musim 2021 lalu. Juga turut serta mengantar Persipa naik ke Liga 2.
Persipa sendiri, kini telah mempersiapakan susunan pemain yang berkualitas sesuai dengan model permainan dari Pelatih Bambang Nurdiansyah.
Yaitu untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 yang digelar mulai awal September mendatang.
Hingga saat ini, Laskar Saridin ini, setidaknya telah memiliki total tujug pemain yang sudah diperkenalkan ke publik oleh manajemen.
Selain empat pemain lama, pemain baru yang didatangkan manajemen adalah Murdaim eks Persipal FC yang berposisi sebagai bek sayap, M. Fadilla Akbar eks PSIM Jogjakarta dan Madura United berposisi sebagai gelandang, serta Aziz Ramadhan eks Persip Pekalongan yang juga berposisi sebagai gelandang.
Pelatih Persipa Bambang Nurdiansyah mengatakan, pihaknya memang sangat lambat dari segi persiapan dibandingan dengan tim lain.
Namun, hal ini tak membuat ia goyah untuk menakhodai Laskar Saridin.
”Tim lain mungkin sudah duluan, tapi nggak papa. Kami kebut. Mudah-mudahan hasilnya seperti yang saya pribadi harapakan,” tegasnya.
Pria yang kerap disapa Coach Banur ini, memiliki model permainan sendiri sesuai tipikal ataupun strategi ala dia.
Seperti halnya beberapa rekrutan pemain dari rekomendasinya. Juga ada dari manajemen.
”Setiap pelatih punya game model. Makannya pemain datang mungkin bukan jelek, tapi tidak sesuai dengan game model kami. Tetapi selama ini yang datang lebih banyak ke kualitas,” terangnya.
Sementara itu, CEO Persipa Joni Kurnianto menuturkan, dirinya sangat berhati-hati dalam pemilihan pemain. Juga sesuai dengan karakter tim ini ”wani ngeyel”.
”Kami pilih pemain muda berbakat dan sesuai karakter Persipa serta sesuai karakter serta permintaan Coach Banur. Jadi kami berhati-hati betul. Lebih selektif pada musim ini,” tutur Joni.
Senada dengan pria yang juga menjadi wakil 1 DPRD Pati itu, General Manager Persipa Dian Dwi Budianto juga mempercayakan kepada Coach Banur dalam pemilihan pemain yang sesui dengan kualitas yang ia harapkan.
”Berkaca dari musim lalu, pokoknya banyak perubahan saat ini. Bisa 100 persen pemilihan pemain berdasarkan rekomendasi Coach Banur. Minta apa kami turuti,” ucap Dian.
Untuk diketahui, pemilihan resmi para pemain telah dikenalan satu persatu pada Jumat (16/8/24) melalui postingan akun media sosial Perispa Pati.
Kendati demikian, Dian berharap, pada musim ini Persipa mampu lebih sukses dan dapat lolos ke babak delapan besar.
”Harapannya bisa lolos ke-8 besar. Kami tidak muluk-muluk, seperti dulu saja langkah demi langkah yang terbaik. Kami minta doakan saja kepada masyarakat Pati. Terutama resimen Patifosi sebagai suporter kami,” harapnya. (aua/lin)
Editor : Ali Mustofa