KUDUS - Persiku Kudus diperkirakan akan menjadi tim musafir dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim ini.
Pasalnya pihak PT Djarum tak memperbolehkan Persiku untuk bermarkas di Stadion Super Soccer Arena, Rendeng.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, Pemkab Kudus telah berkomunikasi dengan pihaknya atas peminjaman stadion SSA untuk markas Persiku sementara.
Sementara itu, Manajer Persiku Kudus, M. Ilham Akbar akan memilih opsi lain apabila SSA tak boleh dipinjamkan. Persiku akan menjadi tim musafir untuk mengarungi Liga 2.
Ada dua stadion yang nantinya akan menjadi pilihan dari manajemen Persiku. Diantaranya, Stadion Utama Kebondalem, Kendal dan H. Moch Soebroto, Magelang digadang-gadang akan dijadikan sebagai markas Persiku nanti.
”Opsinya kami bermain di Magelang atau Kendal ketika stadion Wergu tak lolos verifikasi,” imbuhnya.
Dia berharap pemerintah daerah segera merenovasi markas Persiku tersebut. Agar tim berjuluk Macan Muria bisa bermain di Kota Kudus tercinta.
Pj Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie mengungkapkan, renovasi stadion akan diusulkan pada APBD perubahan tahun ini. Ia memperkirakan, kebutuhan renovasi mencapai Rp 3 miliar. Di samping itu, dilakukan juga pengkajian dari pihak konsultan.
”Di APBD perubahan 2024 akan kami ajukan penganggaran, hitungan kasarnya sekitar RP 3 miliar,” katanya.
Tidak menutup kemungkinan, Pemkab Kudus akan meminta bantuan anggaran kepada pemerintah pusat untuk renovasi. Kementerian PUPR menjadi jujukan lantaran memiliki anggaran yang cukup banyak. (gal/khim)
Editor : Abdul Rokhim