KUDUS – Langkah Persiku Kudus ke babak final Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) memang kandas.
Sebab, pada babak semifinal leg kedua kalah adu penalti 5-4 dengan tuan rumah Persibangga Purbalingga di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga pada Sabtu (6/1) lalu.
Namun, nasib tim berjuluk Laskar Macan Muria ini, dikabarkan tetap masuk ke putaran Liga 3 Nasional.
Hitung-hitungan itu, diambil dari tim Liga 3 Jateng yang lolos ke semifinal. Ada lima tim yang akan maju ke putaran nasional.
Baca Juga: Ini Dia SOSOK Muhammad Hasan Chabibie Pengganti Bergas sebagai Pj Bupati Kudus
Meliputi, Persip Pekalongan, Persibangga, PSDB Demak, PSIK Klaten dan Persiku Kudus.
Sementara berkaca pada kompetisi musim sebelumnya, Liga 3 Nasional tak digilurkan.
Namun, tercatat ada kuota tiga tim yang lolos ke putaran nasional. Yakni PSIK Klaten, PSDB Demak, dan Persip Pekalongan.
Manajer Persiku Kudus M. Ilham mengatakan, dari hasil pertandingan pada Sabtu (6/1) lalu, Persiku dipastikan lolos ke putaran nasional.
Baca Juga: Pj Bupati Kudus Bergas bakal Digantikan Pejabat Kemendikbud Ristek, Ini Sosoknya
Persiku yang gagal melaju ke final dipastikan menempati posisi ke tiga di akhir Liga 3 Jateng.
”Insya Allah lolos ke putaran nasional. Kami masih menunggu regulasi," katanya.
Sementara itu, Pelatih Persiku Kudus Denny Rumba mengatakan, informasi yang diperoleh kuota tim yang akan melaju ke putaran nasional ada lima klub Liga 3 Jateng.
Otomatis dengan regulasi tersebut Persiku dipastikan lolos ke putaran nasional.
”Kami akan menunggu dulu regulasi dari Asprov Jateng," katanya.
Meski demikian, Denny mengapresiasi anak asuhnya yang berjuang hingga sejauh ini.
Tak dimungkiri dan di luar prediksi Tim Macan Muria mampu melangkah hingga semifinal dengan segala keterbatasannya. Baik dari pendanaan dan materi pemain.
Nasib Persiku akan berbeda, apabila pada menit akhir bisa membendung serangan Persibangga.
Dengan skor imbang 1-1 saja, Persiku dipastikan memantapkan langkahnya ke final.
Baca Juga: Hibur Warga Kudus di Panggung Gebyar PKL, Niken Salindry Ungkap Suka Lodeh Godhong Jati
”Itu faktor kelelahan. Stamina berkurang, sehingga fokus berkurang," katanya.
Namun, Persiku saat itu ditekuk Persibangga di semifinal leg kedua.
Pada waktu normal skor 2-1, sehingga harus dilanjutkan ke adu tendangan pinalti.
Sebab, di semifinal leg pertama di Satdion Wergu Wetan, Kudus, sebelumnya, Persiku menang 1-0. Dengan begitu agregat gol sama 2-2.
Baca Juga: Miliki Potensi Wisata Budaya dan Religi, Ratusan Petilasan di Rahtawu Kudus Dikaji Peneliti Sejarah
Penentuan pun dilanjutkan dengan adu penalti. Namun, pada babak tos-tosan itu, Persiku kalah dengan 5-4.
Pada laga itu, juga diwarnai insiden pemukulan pemain Persiku Akbar Rizky Awan oleh kaptain Persibangga Bayu Eka Prasetyo pada menit ke-5 dan 62.
Akibatnya, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng menghukum Bayu tak boleh bermain sepak bola selama satu tahun. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa