PATI – Persipa akhirnya meraih kemenangan. Setelah berlaga selama tiga pertandingan.
Tiga poin itu, didapat Gustur Cahyo dkk saat menjamu Persekat Tegal di Stadion Joyokusumo Senin (2/10).
Tak tanggung-tanggung, tuan rumah mencukur tamunya 3-0.
Tiga gol kemenangan tim berjuluk Laskar Saridin itu, dua gol dicetak Imam Bagus Kurnia.
Imam Bagus membuat dua gol melalui tendatang terukur.
Masing-masing pada menit ke-22 dan pada menit ke-57.
Pemain yang sudah mencetak total tiga gol itu, sangat klinis memanfaatkan peluang emas di kotak penalti lawan.
Sementara gol ketiga dicetak Imam Witoyo pada menit ke-79 melalui sundulan.
Striker yang bermain dari bangku cadangan itu, memanfaatkan umpan crossing terarah dari kapten Gustur Cahyo.
Statistik pertandingan menunjukan, total Persipa melepaskan sembilan tembakan yang mengarah ke gawang.
Kemudian lima tendangan di antaranya melenceng dari gawang.
Sementara penguasaan bola 50 persen.
Pada laga ini, Pelatih Persipa Nazal Mustofa menepati janjinya bermain total menyerang sejak menit awal untuk meraih kemenangan.
Nazal Mustofa sangat bersyukur telah diberikan kemenangan.
Dia menyebut, para pemainnya menerapkan semua instruksinya dengan sangat baik.
”Permainan dari winger untuk membongkar pertahanan lawan terbukti efektif dengan terjadi gol-gol tersebut (tiga gol, Red)," katanya.
"Sebelum match kami tekankan harus bikin gol cepat. Jangan sampai kemasukan dulu, seperti saat lawan Cilacap (24/9)," papar Nazal.
Pria yang pernah menjadi pelatih Persik Kediri itu, juga menyoroti mental bertanding para pemain.
Menurutnya, mental bertanding pemainnya menghadapi Persekat sudah baik.
Sebab, pada awal-awal bermain, Rizki Novriansyah sempat mencetak gol.
Tapi dianulir wasit karena dinilai offside.
Sementara itu, salah satu pemain Persipa Imam Bagus Kurnia menyebut, kemenangan pertandingan kemarin sore sangat penting.
Terutama dalam menaikkan mental pemain untuk pertandingan selanjutnya.
”Kemenangan ini (menang 3-0 atas Persekat, Red) penting untuk menaikkan mental pemain," bebernya.
"Namun, kami tetap tak ingin cepat berpuas. Karena perjalanan masih panjang," ujarnya. (aua)
Editor : Ali Mustofa