Kepastian ini setelah pihak manajemen memutuskan memilih Stadion Patriot menjadi kandang untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim depan. Tim ini juga diperkirakan akan berganti nama menjadi Bekasi FC.
Hal ini terlihat dari akun instagram resmi tim. Instagram official dengan 960 ribu followers itu telah berganti nama dan berganti bio. Sebelumnya manajemen juga telah bertemu dengan walikota Bekasi untuk meminta restu dan dukungan.
Kabar ini sangat disayangkan sejumlah pihak, terutama yang menanti sajian laga derbi Kabupaten Pati. Sebab musim depan ada Persipa Pati yang akan berkompetisi di Liga 2 setelah berhasil meraih tiket promosi musim ini.
"Sayang tim ini harus pindah homebase dan juga berganti nama, sudah tidak menyandang nama Pati. Padahal sempat dielu-elukan sebagian pihak karena telah melambungkan nama Pati, namun sudah diprediksi sejak awal setelah tim ini tidak dimiliki sepenuhnya oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, tim ini bakal cabut dari Pati," terang salah seorang warga Pati yang juga pemerhati sepakbola, Saiful Anwar.
Untuk diketahui musim ini sepakbola Kabupaten Pati agak memanas dengan kehadiran PSG Pati (yang kemudian berubah menjadi AHHA PS Pati). Sejumlah pihak utamanya suporter Persipa Pati yang tergabung dalam Patifosi menolak keras kehadiran tim yang sebelumnya berasal dari Gresik ini. Sebab saat itu Saiful Arifin yang membeli PSG Gresik adalah Ketua Umum Persipa Pati.
Saat ini dengan kepindahan tim tersebut ke Bekasi, membuat heboh jagat sosial media facebook di Kabupaten Pati. Tidak sedikit yang "mengolok-olok" sejumlah pihak yang dahulunya getol membela PSG Pati yang disebut-sebut membawa "Harga Diri Pati" ke pentas sepakbola nasional. Mereka mengingatkan Balayodha (kelompok suporter yang dibentuk untuk mendukung PSG Pati) agar memperjuangkan timnya agar tidak dibawa ke luar daerah. (aua/him) Editor : Ali Mustofa