Hasil ini tak berpengaruh bagi kelolosan Persipa Pati ke babak 16 besar, sebab laga kedua yang lalu sudah memastikan Tri Handoko dkk melaju ke babak 16 besar. Total Laskar Saridin mengumpulkan enam poin dari tiga laga. Dua kali menang serta sekali kalah. Sementara PS Palembang lolos dengan status juara Grup T. Mereka mampu mengumpulkan 7 poin dari tiga laga. Dua kali menang dan sekali imbang saat melawan Citeureup Raya FC.
Dalam laga itu, pertandingan berjalan alot pada babak pertama. Kedua tim saling jual-beli serangan untuk membongkar pertahanan lawan. Permainan kedua tim juga cukup keras. Beberapa pelanggaran terjadi sepanjang laga.
Bahkan beberapa pemain sampai terkana kartu kuning. Di menit-menit awal babak kedua, PS Palembang terus memburu gol. Rapatnya pertahanan Persipa Pati membuat pemain PS Palembang, Mahyadi Panggabean mencoba melakukan tendang dari luar kotak pinalti. Beruntung bagi Persipa, tandangan itu masih membentur mistar gawang yang dijaga Abhirama.
PS Palembang terus mengempur pertahanan Laskar Saridin. Pada menit ke 48 gawang Persipa dibobol pemain PS Palembang. Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Segentar Alam.
Posisi tertinggal Laskar Saridin mencoba bermain lebih menyerang. Beberapa serangan dilancarkan dari sayap maupun umpan lambung. Peluang pun tercipta, namun belum mebuahkan hasil.
Pada menit ke 58, Persipa mencoba mengganti strategi. Munirul Anam dan Adha Nurrokhim dimasukkan, mengantikan Ade Kurniawan dan Eko Priyono.
Hasilnya beberapa peluang kembali tercipta. Bahkan Persipa Pati sempat dihadiahi tendangan pinalti setelah pemain PS Palembang handsball di kotak terlarang di menit ke 71. Sayang, tendangan Adha Nurrokhim masih melambung di atas mistar gawang.
Di penghujung babak kedua, Persipa Pati terus mengurung pertahanan PS Palembang. Tetapi usaha keras anak asuh Nazal Mustofa ini belum bisa merubah skor pertandingan. (him) Editor : Ali Mustofa