RADAR KUDUS – Penggunaan listrik prabayar kini semakin umum di berbagai wilayah.
Sistem token dianggap lebih praktis karena pengguna bisa mengatur pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Namun, ada satu masalah klasik yang kerap muncul, yakni bunyi alarm token listrik saat daya hampir habis.
Baca Juga: Hukum Perkalian dalam Kehidupan Sehari-hari: Cara Sikap Menggandakan Hasil Hidup
Alarm pada kWh meter prabayar akan berbunyi nyaring dan berulang sebagai tanda sisa listrik menipis.
Jika penghuni rumah sedang berada di rumah, bunyi tersebut tentu bisa segera diatasi dengan mengisi token.
Masalahnya, bagaimana jika rumah sedang kosong karena ditinggal mudik atau liburan?
Situasi ini kerap dikeluhkan warga, terutama di kawasan permukiman padat, rumah petak, atau kontrakan dengan lorong tertutup.
Bunyi alarm token listrik bisa terdengar keras dan mengganggu tetangga sekitar, bahkan terus berbunyi selama berhari-hari.
Idealnya, tetangga yang terdampak dapat menghubungi pemilik rumah untuk segera mengisi token listrik dari jarak jauh.
Namun, jika pemilik rumah sulit dihubungi dan kondisi sudah sangat mengganggu, ada cara sementara yang bisa dilakukan untuk menghentikan bunyi alarm token listrik, tentu dengan izin pemilik rumah atau pengelola lingkungan.
Cara Menghentikan Bunyi Alarm Token Listrik
Perlu diketahui, cara ini hanya bersifat sementara dan tidak menggantikan kewajiban mengisi token listrik. Berikut beberapa kode yang umum digunakan pada kWh meter prabayar:
1. Masukkan Kode 812
Kode ini berfungsi untuk menonaktifkan bunyi alarm token listrik sementara waktu.
Langkah-langkahnya:
-
Dekati meteran listrik prabayar yang berbunyi
-
Tekan angka 812
-
Tekan tombol Enter
Setelah itu, bunyi alarm biasanya akan berhenti, meski sisa listrik tetap dalam kondisi kritis.
2. Atur Ulang Alarm dengan Kode 456
Selain mematikan bunyi sementara, pengguna juga bisa mengatur ulang batas alarm token.
Caranya:
-
Masukkan kode 456 diikuti angka batas daya yang diinginkan
-
Contoh: 45605, lalu tekan Enter
Artinya, alarm baru akan berbunyi saat sisa listrik tinggal 5 kWh.
Dengan cara ini, bunyi alarm tidak akan langsung berbunyi meski token hampir habis.
Meski demikian, langkah paling aman dan permanen tetap dengan mengisi token listrik.
Bagi pemilik rumah yang hendak bepergian lama, disarankan memastikan token listrik cukup agar tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar.
Editor : Ali Mustofa