RADAR KUDUS - Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M resmi dibuka. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi mulai Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB. Pendaftaran berlangsung secara daring hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui portal resmi petugas.haji.go.id.
Seleksi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi untuk bergabung dalam pelayanan jemaah haji Indonesia. Namun, calon peserta tidak cukup hanya memenuhi persyaratan administrasi. Mereka juga harus melewati tahapan Computer Assisted Test (CAT), pemeriksaan kesehatan, hingga pendidikan dan pelatihan sebelum dinyatakan siap menjalankan tugas.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo menegaskan proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan akuntabel. Menurut dia, petugas yang dipilih harus memiliki kompetensi sekaligus orientasi pelayanan kepada jemaah.
Baca Juga: Catat Jadwal Muktamar NU ke-35 di Tambakberas: Dari Istighotsah hingga Penentuan Kepemimpinan 2026-2
"Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah. Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini," kata Puji, sebagaimana dikutip dari keterangan Kemenhaj RI.
Pada seleksi 2027, formasi PPIH Kloter yang dibuka adalah Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter. Sementara untuk PPIH Arab Saudi tersedia bidang pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji (MCH), serta layanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Persyaratan umum yang harus diperhatikan calon peserta antara lain berstatus WNI, beragama Islam, memiliki identitas kependudukan yang sah, sehat jasmani dan rohani, memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan aktif, serta mempunyai integritas dan rekam jejak yang baik. Pendaftar juga tidak boleh sedang berstatus tersangka dalam perkara pidana.
Selain itu, calon petugas harus mampu mengoperasikan komputer atau perangkat berbasis Android/iOS. Kemampuan bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris juga menjadi salah satu kemampuan yang diutamakan. Bagi ASN atau karyawan, diperlukan izin tertulis dari pimpinan atau bagian SDM instansi asal. Pasangan suami istri juga tidak diperbolehkan bertugas sebagai petugas haji pada musim haji yang sama.
Ketentuan usia dan kompetensi kemudian menyesuaikan formasi. Pelaksana akomodasi, konsumsi, dan transportasi mensyaratkan usia 25-55 tahun. Untuk bimbingan ibadah, rentang usia yang ditetapkan 35-60 tahun, dengan ketentuan sudah pernah berhaji dan memiliki Sertifikat Pembimbing Ibadah Haji. Sementara calon petugas MCH berusia 25-55 tahun dan harus memiliki latar belakang jurnalistik pada media terverifikasi Dewan Pers atau bertugas di bidang kehumasan Kemenhaj.
Untuk layanan lansia dan disabilitas, usia pendaftar ditetapkan 25-45 tahun. Pengalaman menangani lansia atau penyandang disabilitas maupun kemampuan bahasa isyarat menjadi nilai yang diutamakan. Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa setiap formasi tidak bisa dipilih secara sembarangan karena kualifikasi peserta harus sesuai dengan kebutuhan tugas di lapangan.
Dokumen yang perlu disiapkan juga berbeda menurut formasi. Secara umum, calon peserta perlu menyiapkan KTP, ijazah terakhir, surat rekomendasi instansi atau organisasi, surat pernyataan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, serta dokumen kepegawaian bagi ASN. Pendaftar non-ASN juga diwajibkan menyiapkan SKCK sesuai ketentuan. Formasi tertentu membutuhkan dokumen tambahan seperti sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat Uji Kompetensi Wartawan, bukti pengalaman penyelenggaraan haji, atau sertifikat kemampuan bahasa.
Cara daftar Petugas Haji 2027 dilakukan sepenuhnya secara online. Peserta harus masuk ke portal resmi petugas.haji.go.id, membuat akun, memilih kategori dan formasi yang sesuai, mengisi data, kemudian mengunggah dokumen persyaratan. Satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu akun sehingga calon peserta perlu memeriksa kembali data sebelum melakukan pengiriman.
Untuk seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi, pendaftaran ditutup pada 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Verifikasi dokumen dijadwalkan selesai 2 September, kemudian CAT dilaksanakan 5 September. Hasil CAT diumumkan 6 September, dilanjutkan tahapan pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) pada 8-13 September. Pengumuman peserta pendidikan dan pelatihan dijadwalkan 20 September 2026.
Tahap CAT menjadi salah satu bagian penting yang perlu dipersiapkan peserta. Meski banyak beredar istilah "bocoran soal CAT Petugas Haji 2027", sampai saat ini tidak ada dasar yang dapat digunakan untuk menyebut kumpulan soal tertentu sebagai soal resmi yang akan keluar dalam ujian. Karena itu, calon peserta sebaiknya menggunakan contoh soal sebagai bahan latihan, bukan menganggapnya sebagai kisi-kisi atau naskah ujian yang bocor.
Baca Juga: Muktamar NU ke-35 Dimulai 27 Agustus 2026, Ini Rangkaian Agenda hingga Pemilihan Ketua Umum
Sebagai gambaran, dokumen hasil seleksi PPIH pada periode sebelumnya menunjukkan bahwa materi CAT mencakup wawasan kebangsaan, regulasi, moderasi beragama, manasik haji, psikologi, serta tugas dan fungsi. Dalam dokumen tersebut, CAT terdiri atas 100 soal dan memiliki bobot 60 persen, sedangkan wawancara berbobot 40 persen. Ketentuan ini merupakan gambaran seleksi sebelumnya dan tidak boleh dianggap sebagai ketentuan pasti untuk seleksi 2027 sebelum diumumkan secara resmi.
Berikut 15 contoh soal latihan yang dapat digunakan untuk menguji pemahaman calon peserta. Soal-soal ini bukan bocoran soal resmi CAT 2027, melainkan latihan yang disusun berdasarkan bidang materi yang tercatat dalam seleksi petugas haji sebelumnya.
-
Apa tujuan utama keberadaan petugas haji dalam penyelenggaraan ibadah haji?
A. Menggantikan seluruh kewajiban jemaah
B. Memberikan pelayanan dan membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah jemaah
C. Mengatur seluruh kegiatan pribadi jemaah
D. Menentukan tata cara ibadah setiap jemaah
Jawaban: B -
Sikap yang paling tepat ketika petugas menghadapi jemaah yang mengalami kesulitan adalah...
A. Mengabaikannya karena bukan tanggung jawab pribadi
B. Meminta jemaah mencari bantuan sendiri
C. Memberikan pelayanan sesuai kewenangan dan prosedur
D. Menyerahkan seluruh persoalan kepada jemaah lain
Jawaban: C -
Salah satu prinsip penting yang harus dimiliki petugas haji adalah...
A. Mengutamakan kepentingan pribadi
B. Integritas dan komitmen pelayanan
C. Menghindari komunikasi dengan jemaah
D. Mengutamakan kelompok tertentu
Jawaban: B -
Jika terjadi perbedaan pendapat antarpelayanan dalam menjalankan tugas, tindakan yang paling tepat adalah...
A. Membiarkan masalah berkembang
B. Mengambil keputusan sepihak tanpa koordinasi
C. Melakukan koordinasi dan mencari penyelesaian sesuai aturan
D. Menyebarkan masalah kepada jemaah
Jawaban: C -
Mengapa petugas haji perlu memahami regulasi penyelenggaraan haji?
A. Agar dapat membuat aturan sendiri
B. Agar pelayanan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku
C. Agar dapat menghindari koordinasi
D. Agar memiliki kewenangan lebih besar daripada petugas lain
Jawaban: B -
Dalam menghadapi jemaah lansia, pendekatan pelayanan yang paling tepat adalah...
A. Memperlakukan seluruh jemaah dengan cara yang sama tanpa melihat kebutuhan
B. Memberikan pelayanan sesuai kebutuhan dan kondisi jemaah
C. Membatasi komunikasi dengan jemaah lansia
D. Menyerahkan seluruh kebutuhan kepada keluarga
Jawaban: B -
Jika menemukan informasi yang belum terverifikasi mengenai perubahan layanan haji, petugas sebaiknya...
A. Langsung menyebarkannya kepada jemaah
B. Mengunggahnya ke media sosial
C. Memastikan informasi melalui sumber dan jalur resmi
D. Meminta jemaah mencari kebenarannya sendiri
Jawaban: C -
Salah satu bentuk moderasi beragama dalam pelayanan jemaah adalah...
A. Memaksakan pendapat keagamaan pribadi
B. Menghormati perbedaan dan tetap menjalankan pelayanan sesuai ketentuan
C. Menghindari seluruh perbedaan pendapat
D. Mengutamakan kelompok tertentu
Jawaban: B -
Petugas yang menemukan indikasi pemberian uang untuk memengaruhi proses seleksi harus...
A. Menerimanya jika jumlahnya kecil
B. Menyimpannya terlebih dahulu
C. Menolak dan melaporkan sesuai mekanisme yang berlaku
D. Membagikannya kepada petugas lain
Jawaban: C -
Mengapa kemampuan menggunakan perangkat digital penting bagi petugas haji?
A. Karena seluruh tugas petugas hanya dilakukan melalui media sosial
B. Karena teknologi mendukung komunikasi, administrasi, dan pelayanan
C. Agar petugas tidak perlu berkoordinasi secara langsung
D. Karena perangkat digital menggantikan seluruh petugas
Jawaban: B -
Jika seorang jemaah menyampaikan keluhan dengan emosi tinggi, respons pertama yang sebaiknya dilakukan petugas adalah...
A. Membalas dengan nada tinggi
B. Mengabaikan keluhan
C. Mendengarkan, menenangkan, dan memahami persoalan sebelum menentukan solusi
D. Langsung menyalahkan jemaah
Jawaban: C -
Apa yang seharusnya menjadi prioritas petugas ketika menghadapi beberapa persoalan jemaah sekaligus?
A. Persoalan yang paling menguntungkan petugas
B. Persoalan yang paling banyak dibicarakan
C. Keselamatan, kebutuhan mendesak, dan pelayanan sesuai prosedur
D. Persoalan jemaah yang paling dikenal
Jawaban: C -
Jika seorang petugas tidak mengetahui jawaban atas pertanyaan jemaah, tindakan yang paling tepat adalah...
A. Memberikan jawaban berdasarkan perkiraan
B. Mengarang jawaban agar terlihat memahami persoalan
C. Mencari informasi melalui sumber resmi atau berkoordinasi dengan pihak berwenang
D. Menghindari jemaah
Jawaban: C -
Sikap yang paling mencerminkan profesionalisme petugas haji adalah...
A. Bekerja hanya ketika diawasi
B. Mengutamakan kepentingan pribadi
C. Disiplin, bertanggung jawab, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan
D. Menyerahkan tugas kepada jemaah
Jawaban: C -
Mengapa petugas haji dituntut memiliki kemampuan problem solving?
A. Karena petugas bebas mengubah seluruh aturan
B. Karena pelayanan jemaah dapat menghadapi situasi yang membutuhkan penyelesaian cepat dan tepat
C. Karena petugas harus mengambil alih seluruh urusan jemaah
D. Karena setiap masalah harus diselesaikan tanpa koordinasi
Jawaban: B
Yang tidak kalah penting, calon peserta sebaiknya tidak tergoda tawaran pihak yang menjanjikan kelulusan. Kemenhaj memastikan seleksi petugas haji tidak dipungut biaya. Puji bahkan secara khusus mengingatkan peserta agar tidak percaya kepada pihak yang mengaku dapat meloloskan peserta melalui jalur tertentu.
"Tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Seleksi harus berjalan bersih, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Puji.
Dengan jadwal pendaftaran yang singkat, calon peserta perlu segera memastikan formasi yang dipilih sesuai dengan usia, pengalaman, kompetensi, serta dokumen yang dimiliki. Persiapan menghadapi CAT juga sebaiknya dilakukan dengan mempelajari regulasi, manasik, wawasan kebangsaan, moderasi beragama, tugas dan fungsi petugas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan pelayanan.
Hal terpenting, informasi mengenai pendaftaran, perubahan jadwal, persyaratan, maupun tahapan seleksi harus merujuk pada pengumuman resmi Kemenhaj. Contoh soal yang beredar di internet dapat digunakan untuk latihan, tetapi tidak dapat disebut sebagai "bocoran" atau jaminan soal yang akan muncul dalam CAT Petugas Haji 2027.
Deskripsi SEO:
5 Keyword Utama:
3 Alternatif Judul:
-
Petugas Haji 2027 Dibuka, Jangan Lewatkan Batas Pendaftaran dan Tahapan CAT
-
Syarat Petugas Haji 2027 Lengkap: Formasi, Dokumen, Cara Daftar hingga CAT
-
Seleksi PPIH 2027 Dimulai, Ini yang Harus Disiapkan Sebelum Mengikuti CAT