RADAR KUDUS - Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu masih melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan pembunuhan yang menimpa satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (26/7) malam itu mengakibatkan seorang pria berusia 32 tahun dan anak laki-lakinya yang masih berusia dua tahun meninggal dunia, sementara istri korban mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.
Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismailboby mengatakan penyidik langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan berbagai barang bukti yang diperlukan untuk mengungkap kronologi peristiwa.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui kondisi sebelum maupun sesudah kejadian. Proses identifikasi terhadap para korban turut dilakukan sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.
Menurut keterangan kepolisian, dua korban yang ditemukan meninggal merupakan seorang ayah dan anak balita. Sementara itu, seorang perempuan berusia 23 tahun yang merupakan istri korban berhasil ditemukan dalam keadaan masih hidup, namun mengalami kondisi kritis sehingga segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, aparat kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai motif maupun kronologi lengkap kejadian. Seluruh informasi masih didalami melalui pemeriksaan saksi, analisis barang bukti, serta hasil olah TKP yang sedang berlangsung.
Polresta Palu juga memastikan bahwa personel Satuan Reserse Kriminal masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Langkah tersebut dilakukan secara paralel dengan proses penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi resmi mengenai perkembangan perkara akan disampaikan berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang telah diverifikasi.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan satu keluarga dan masih berada dalam tahap penyelidikan aktif. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut perkara tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta mengungkap seluruh fakta berdasarkan alat bukti yang sah.
Proses penyidikan masih terus berlangsung, sementara kondisi korban yang selamat tetap dipantau oleh tim medis. Polisi berharap seluruh rangkaian penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi maupun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Editor : Mahendra Aditya