Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Rujuk Laporan Global Gallup, Kapolri Sebut 83 Persen Warga Kini Merasa Aman Berjalan Sendirian di Malam Hari

Ghina Nailal Husna • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:57 WIB
Rujuk Laporan Global Gallup, Kapolri Sebut 83 Persen Warga Kini Merasa Aman Berjalan Sendirian di Malam Hari
Rujuk Laporan Global Gallup, Kapolri Sebut 83 Persen Warga Kini Merasa Aman Berjalan Sendirian di Malam Hari

 

RADAR KUDUS — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian positif terkait potret stabilitas keamanan dalam negeri di mata masyarakat luas.

Berdasarkan data indeks global terbaru, mayoritas masyarakat Indonesia kini memiliki tingkat rasa aman yang sangat tinggi saat beraktivitas di ruang publik, bahkan pada waktu-waktu rawan seperti malam hari.

Kapolri mengungkapkan bahwa stabilitas ini tercermin secara objektif dalam riset internasional skala besar, yakni The Global Safety Report 2025 yang dirilis oleh lembaga survei terkemuka dunia, Gallup.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Seluruh Transaksi Jualan Online Tetap Wajib Pajak, Berlaku untuk Website Hingga WhatsApp

Laporan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan persepsi keamanan domestik yang sangat solid.

"Berdasarkan rilis The Global Safety Report 2025 oleh Gallup, tercatat sebanyak 83 persen masyarakat Indonesia merasa sangat aman ketika harus berjalan sendirian di malam hari," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemaparannya di Markas Besar Polri, Kamis (2/7/2026).

Tren Positif Kepercayaan Publik dan Apresiasi Kinerja Polri

Tingginya rasa aman yang dirasakan warga di lapangan ini berbanding lurus dengan peningkatan performa institusi korps bhayangkara di ranah domestik.

Kehadiran personel di tingkat tapak hingga pemanfaatan teknologi patroli wilayah dinilai semakin memberikan dampak riil yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Seiring dengan perbaikan kualitas pelayanan tersebut, tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri juga menunjukkan grafik meroket yang signifikan.

Kepercayaan publik yang sebelumnya berada di angka 76,2 persen kini melesat tajam melampaui target psikologis hingga menyentuh angka 80,6 persen, disusul indikator kepuasan pelayanan penegakan hukum lainnya yang bertengger di pangkalan data 82,4 persen.

Meskipun laporan dari berbagai lembaga independen menunjukkan rapor hijau, Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa jajarannya tidak akan bersikap jemawa. Evaluasi internal dan pembenahan struktural akan terus digulirkan tanpa henti.

"Polri akan terus berkomitmen untuk berbenah diri di segala lini. Evaluasi ini penting agar hasil kinerja teknis maupun taktis dari seluruh personel Korps Bhayangkara semakin dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat," tuturnya.

Keamanan Kondusif Sebagai Tiang Penopang Perekonomian Nasional

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini memberikan penekanan strategis bahwa jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari segala bentuk tindak kriminalitas bukan sekadar indikator keberhasilan hukum.

Jaminan rasa aman adalah stimulus utama yang mampu mendongkrak laju roda perekonomian masyarakat dari tingkat mikro hingga makro di seluruh penjuru nusantara.

Polri memetakan beberapa dampak positif dari situasi kamtibmas yang stabil terhadap ekonomi:

  • Geliat Ekonomi Malam: Pasar tumpah, kuliner malam, serta sektor transportasi publik dapat beroperasi 24 jam tanpa bayang-bayang ketakutan kriminalitas jalanan (street crime).

  • Iklim Investasi Sehat: Para investor asing maupun domestik merasa percaya diri untuk menanamkan modal dan membangun industri karena minimnya konflik sosial.

  • Ketahanan Pangan dan Logistik: Distribusi barang antarwilayah melalui jalur darat pada malam hari dapat berjalan lancar tanpa hambatan aksi premanisme atau pungutan liar.

Baca Juga: Dampak Akuisisi TikTok: Jumlah Karyawan Tokopedia Disebut Menyusut Drastis Hingga Tersisa 10 Persen

"Kami sangat percaya bahwa situasi keamanan yang kondusif adalah fondasi mati yang paling mendasar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Tanpa adanya stabilitas keamanan, mustahil kesejahteraan rakyat dan pembangunan nasional dapat tercapai secara berkelanjutan," pungkas Kapolri. (*)

Editor : Ghina Nailal Husna
#Kapolri Jenderal Listyo Sigit #Gallup Global Safety Report #peningkatan kepercayaan publik Polri #rasa aman malam hari #stabilitas kamtibmas ekonomi indonesia