RADAR KUDUS — Menteri Haji dan Umrah, atau Menhaj, secara resmi menutup kegiatan haji 2026 pada hari Rabu, 1 Juli 2026, setelah proses pemulangan seluruh jemaah dinyatakan selesai.
Penutupan ini menandai selesainya layanan ibadah haji Indonesia untuk musim 1447 Hijriah/2026 M, tepat setelah kloter terakhir tiba di Tanah Air.
Pengumuman penutupan operasional tersebut disampaikan oleh Menhaj Mochamad Irfan Yusuf dalam sebuah acara resmi yang menandai selesainya tugas layanan haji tahun ini.
Ia menyatakan bahwa seluruh kegiatan haji telah usai dan pemerintah akan segera memulai tahap persiapan untuk haji 2027.
Baca Juga: Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Potongan Aplikasi Ojol Kini Turun 8 Persen
Acara penutupan berlangsung setelah kloter terakhir dari Arab Saudi tiba di Indonesia. Dengan kedatangan kloter terakhir ini, semua jemaah yang masih dalam proses pemulangan telah kembali ke tanah air, sehingga seluruh rangkaian layanan haji 2026 dapat dinyatakan selesai.
Dalam proses penutupan tersebut, Menhaj juga terlihat melepas rompi petugas haji sebagai tanda bahwa penyelenggaraan haji 2026 telah berakhir.
Hal ini menunjukkan bahwa fase operasional di lapangan telah selesai dan tanggung jawab penyelenggaraan tahun ini resmi ditutup.
Baca Juga: Restrukturisasi Besar, Prabowo Targetkan Penutupan 750 BUMN
Walaupun operasional sudah selesai, Kemenhaj akan tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh tentang pelaksanaan haji 2026.
Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan semua catatan penyelenggaraan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan di musim haji mendatang, terutama setelah layanan tahun ini ditutup secara resmi.
Berakhirnya operasional haji 2026, fokus kementerian kini beralih ke persiapan haji 2027.
Penegasan ini menunjukkan bahwa penutupan kali ini bukanlah akhir dari proses penyelenggaraan, melainkan awal dari tahap perencanaan selanjutnya agar layanan haji di tahun depan dapat berlangsung dengan lebih baik. (*)
Editor : Anita Fitriani