RADAR KUDUS - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, resmi menyesuaikan harga jual sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh SPBU per hari ini, Rabu (1/7).
Langkah penyesuaian ini membawa kabar baik bagi konsumen seiring dengan merosotnya harga sejumlah produk unggulan seperti Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina DEX, hingga bahan bakar penerbangan, Avtur.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perubahan harga ini merupakan hasil evaluasi rutin. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah global serta kondisi ekonomi domestik.
Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina Juli 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Anjlok, Cek Daftar Lengkapnya
"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi yang berlaku. Langkah ini juga telah dikoordinasikan secara intensif dengan pemerintah," ujar Kitty dalam siaran pers resminya, Rabu (1/7).
Daftar Penurunan Harga Varian Nonsubsidi
Berdasarkan data resmi untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, penurunan harga terbesar terjadi pada sektor bahan bakar bermesin diesel:
Pertamina DEX (CN 53): Mengalami penurunan paling signifikan sebesar Rp3.650 per liter. Produk ini kini dibanderol seharga Rp21.150 per liter dari harga sebelumnya yang mencapai Rp24.800 per liter pada bulan Juni.
Baca Juga: RESMI! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun Per 1 Juli
Dexlite (CN 51): Mengikuti tren penurunan sebesar Rp3.300 per liter. Harga baru Dexlite kini berada di angka Rp19.700 per liter, turun dari sebelumnya Rp23.000 per liter.
Pertamax Turbo (RON 98): Mengalami penyusutan sebesar Rp1.450 per liter. Bahan bakar bagi kendaraan performa tinggi ini kini dapat dibeli dengan harga Rp19.300 per liter dari harga semula Rp20.750 per liter.
Avtur (Bandara Soekarno-Hatta): Sektor penerbangan juga mendapatkan penyesuaian harga. Avtur di Bandara Soekarno-Hatta turun menjadi Rp19.190 per liter dari yang sebelumnya menyentuh Rp22.190 per liter.
Harga BBM Subsidi dan Pertamax Tidak Berubah
Di sisi lain, Pertamina memilih untuk mempertahankan harga sejumlah produk BBM lainnya. Bahan bakar sejuta umat, Pertamax (RON 92), masih dipatok di angka Rp16.250 per liter, tidak mengalami perubahan sejak pertengahan Juni lalu. Begitu pula dengan Pertamax di gerai Pertashop yang tetap bertahan di harga Rp16.150 per liter, serta varian Pertamax Green 95 (RON 95) yang stagnan di level Rp17.000 per liter.
Untuk sektor bahan bakar bersubsidi, skema harga dipastikan aman dan tidak mengalami gejolak. Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite (RON 90) tetap konsisten di harga Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi (Biosolar) bertahan pada angka Rp6.800 per liter.
Pihak manajemen Pertamina menegaskan, efisiensi harga ini tidak akan mengurangi standar operasional perusahaan. Kitty menjamin bahwa seluruh produk yang disalurkan ke masyarakat tetap memenuhi spesifikasi ketat guna menjaga performa mesin kendaraan dan efisiensi konsumsi bahan bakar secara optimal. (*)
Editor : Zakaria