Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stok Beras Nasional Tembus 5,3 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Aman

Anita Fitriani • Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:57 WIB
Ilustrasi beras
Ilustrasi beras

 

 

 

RADAR KUDUS — Produksi dan stok beras nasional di bulan Juni 2026 menunjukkan hasil yang sangat baik.

Pemerintah mengatakan stok beras nasional sudah mencapai lebih dari 5 juta ton, sedangkan produksi beras di semester pertama tahun 2026 juga diperkirakan tetap tinggi.

Pada pertengahan Juni 2026, situasi beras nasional dianggap sudah stabil dan terkendali. Cadangan beras yang dikelola oleh Bulog dilaporkan mencapai kisaran 5,2 juta hingga 5,3 juta ton, angka yang dianggap sebagai rekor tertinggi dalam sepanjang riwayat.

Pemerintah menyatakan stok tersebut mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga: Beras di Jepang Turun Harga Setelah 3,5 Tahun

Capaian ini dicapai karena pengadaan beras berasal dari hasil produksi dalam negeri yang terus meningkat. Hingga awal hingga pertengahan Juni 2026, jumlah beras yang telah diambil oleh Bulog dari petani mencapai lebih dari 3 juta ton setara beras, yang menunjukkan bahwa pasokan dari dalam negeri masih menjadi sumber utama untuk menjaga keberadaan stok beras di tingkat nasional.

Dari segi produksi, data terbaru menyebutkan bahwa produksi beras nasional selama bulan Januari hingga Juni 2026 diperkirakan mencapai 19,31 juta ton.

Nomor tersebut masih menunjukkan peningkatan kecil dibandingkan masa yang sama di tahun sebelumnya, sehingga pemerintah masih memandang produksi pangan nasional berjalan dalam arah yang positif.

Baca Juga: Mulai 1 Juli 2026, Indonesia Akan Jual Biodiesel B50 sebagai BBM Baru

Pada saat yang sama, pemerintah menekankan bahwa meskipun stok beras cukup tinggi, pengelolaan pangan tetap harus tetap dijaga dengan baik.

Ketersediaan beras perlu diiringi dengan penyaluran yang teratur, harga yang tetap stabil, dan pengawasan yang ketat agar persediaan yang banyak benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Stok beras yang mencapai lebih dari 5 juta ton dan produksi di semester pertama tetap baik, bulan Juni 2026 menjadi momen penting untuk memastikan ketahanan pangan nasional.

Pemerintah sekarang harus mempertahankan produksi yang baik dan memastikan stok yang cukup tersebut tersalurkan dengan lancar sampai ke masyarakat. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#makanan pokok #stok beras #stok beras nasional #stok pangan #Produksi Beras