Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dedi Mulyadi Akan Bahas Nasib Sayembara Rp250 Juta Usai Taufik Hidayat Ditangkap Polisi

Nabila Agustin • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:51 WIB
Dedi Mulyadi menyatakan akan membahas lebih lanjut nasib sayembara berhadiah Rp250 juta (YouTube Jawa Pos)
Dedi Mulyadi menyatakan akan membahas lebih lanjut nasib sayembara berhadiah Rp250 juta (YouTube Jawa Pos)

RADAR KUDUS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai kelanjutan sayembara berhadiah Rp250 juta.

yang sebelumnya diumumkan untuk membantu mengungkap keberadaan Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Taufik Hidayat berhasil diamankan oleh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Menurut Dedi, perlu ada kajian mengenai mekanisme penyaluran hadiah karena pelaku akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian yang memang memiliki tugas dan kewenangan dalam penegakan hukum.

"Sayembaranya kan diumumkan untuk warga yang menemukan. Polisi yang menemukan, nanti kita bicarakan. Takut ada unsur yang melanggar karena ini aparat. Nanti saya mau ketemu dengan Pak Kapolda," ujar Dedi, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, dana sebesar Rp250 juta memang telah dipersiapkan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencarian pelaku.

Namun, sebelum hadiah diberikan, pemerintah perlu memastikan tidak ada aturan administratif maupun ketentuan hukum yang dilanggar, mengingat pihak yang berhasil menangkap tersangka merupakan anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugas resmi.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat mengumumkan sayembara bagi masyarakat yang mampu memberikan informasi akurat atau membantu menemukan keberadaan Taufik Hidayat saat masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Program tersebut bertujuan mendorong partisipasi publik agar proses pencarian pelaku dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Dalam pengumumannya, Dedi menyatakan bahwa siapa pun yang berhasil menemukan dan menyerahkan pelaku kepada aparat penegak hukum berhak memperoleh hadiah senilai Rp250 juta.

Sayembara itu pun mendapat perhatian luas dari masyarakat karena nilainya yang cukup besar dan berkaitan dengan kasus yang tengah menjadi sorotan publik.

Setelah tersangka berhasil ditangkap, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut dalam waktu relatif singkat.

Ia menilai respons cepat aparat menjadi langkah penting dalam memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menunjukkan keseriusan penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda. Taufik Hidayat bisa ditangkap dengan sangat cepat," kata Dedi.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR sebelumnya menyita perhatian publik setelah korban dilaporkan mengalami luka-luka serius akibat kekerasan yang diduga berlangsung selama masa penyekapan.

Dengan tertangkapnya tersangka, proses penyidikan diharapkan dapat berjalan tuntas sehingga seluruh fakta hukum terungkap dan korban memperoleh keadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Ali Mustofa
#taufik hidayat #sayembara 250 juta #Dedi Mulyadi