RADAR KUDUS — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara resmi mengonfirmasi bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan LPG subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Pernyataan ini diungkapkan oleh Bahlil dalam pidatonya pada Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 yang berlangsung di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026).
Bahlil menekankan kembali komitmen pemerintah untuk menjaga kestabilan harga energi demi melindungi kemampuan ekonomi masyarakat, khususnya di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak dunia.
Ia menyampaikan, "Saya ingin mengatakan bahwa karena Golkar adalah partai yang pro rakyat, saya mengulangi lagi bahwa urusan BBM subsidi, LPG subsidi, insyaallah doakan tidak akan kita naikkan sampai dengan 31 Desember," dikutip dari detik.news.
Ini bukanlah pertama kalinya Bahlil menyampaikan pernyataan serupa. Sebelumnya, pada acara Sinergi Alumni IPB Untuk Bangsa pada Sabtu (2/4/2026), ia juga berjanji bahwa meskipun harga ICP (Indonesian Crude Price) menyentuh US$ 100 per barel, harga BBM dan LPG subsidi tetap tidak akan naik.
Komitmen ini diperkuat pada 3 Mei 2026 ketika Bahlil menyatakan, "Saya janjikan kepada bapak-ibu semua ya, sampai 31 Desember sekalipun harga ICP 100 dolar, Insyaallah harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik".
Kementerian ESDM bersama pemerintah sedang berusaha memastikan ketahanan energi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang juga menekankan pentingnya stabilitas harga untuk mengendalikan inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Google Ajukan Perizinan Lepas 32 Juta Nyamuk Steril di Amerika Serikat
Bahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan sebelumnya bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan berubah hingga akhir 2026 pada rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI pada 6 April 2026.
Komitmen untuk tidak menaikkan harga BBM dan LPG subsidi ini juga kembali disampaikan oleh Bahlil saat kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara pada 12 April 2026, di mana ia menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan harga untuk BBM subsidi dan LPG 3 kg di tengah krisis geopolitik global.
Adanya jaminan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam menghadapi pergeseran ekonomi global dan lebih fokus untuk meningkatkan produktivitas.
Bahlil mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi sebagai wujud kepedulian terhadap rakyat.
Editor : Anita Fitriani