Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lima Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II Dimakamkan Bersama di Biak Numfor

Ali Mustofa • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:05 WIB
ILUSTRASI. Tim penjinak bom. Ledakan mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/5). (Rubby Jovan/Antara)
ILUSTRASI. Tim penjinak bom. Ledakan mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/5). (Rubby Jovan/Antara)

RADAR KUDUS – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Biak Numfor, Papua, saat lima korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II.

Kelimanya dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota, Senin (1/6/2026).

Prosesi pemakaman berlangsung penuh haru dan dihadiri keluarga korban, warga setempat, tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

Sebelum dimakamkan, kelima jenazah terlebih dahulu disemayamkan dan didoakan di ruang jenazah RSUD Biak.

Ibadah pelepasan dipimpin oleh Pendeta Gideon Kawer dan diikuti oleh keluarga serta kerabat dekat.

Adapun lima korban yang dimakamkan bersama yakni Israel Raubaba (7), Yisrel Raubaba (5), Karmila Ayorbaba (25), Delfin Raubaba (41), dan Moris Raubaba (24).

Setelah rangkaian doa selesai, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju TPU Sorido untuk dimakamkan.

Bupati Sampaikan Belasungkawa

Prosesi pemakaman turut dihadiri oleh Markus Octovianus Mansnembra bersama Sekretaris Daerah Biak Numfor Zacharias L. Mailoa, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kepolisian.

Dalam sambutannya, Bupati Markus menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas tragedi yang terjadi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan pascaledakan, mulai dari evakuasi korban, pencarian, pelayanan kesehatan, hingga proses pemakaman.

Menurutnya, dukungan dari aparat keamanan, Basarnas, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi musibah tersebut.

Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

Setibanya di TPU Sorido, keluarga dan warga secara bersama-sama mengangkat peti jenazah menuju lokasi pemakaman yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ibadah singkat sebelum seluruh peti jenazah diturunkan ke dalam satu liang lahat.

Setelah itu, keluarga dan kerabat memberikan penghormatan terakhir dengan menaburkan tanah ke makam sebagai simbol perpisahan.

Sekitar 150 warga hadir dalam prosesi pemakaman tersebut.

Kehadiran mereka menjadi wujud solidaritas dan dukungan moral bagi keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta dalam tragedi tersebut.

Penanganan Pascakejadian Masih Berlanjut

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Cahyo Sukarnito, juga menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya lima warga Biak Numfor akibat ledakan tersebut.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi seluruh unsur yang telah membantu proses evakuasi korban, pencarian, hingga pemakaman.

Pemakaman lima korban dalam satu liang lahat menjadi gambaran besarnya duka yang dirasakan keluarga dan masyarakat Biak Numfor.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan tim terkait masih melanjutkan berbagai langkah penanganan pascaledakan.

Selain proses pencarian korban yang masih belum ditemukan, upaya pengamanan lokasi juga terus dilakukan guna memastikan area kejadian benar-benar aman sebelum aktivitas masyarakat kembali berlangsung normal.

Editor : Ali Mustofa
#bom sisa perang dunia #tempat pemakaman #papua #meninggal dunia