Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PLN Padamkan Listrik Sementara di Batang dan Kuningan, Warga Diminta Bersiap

Mahendra Aditya Restiawan • Selasa, 19 Mei 2026 | 16:52 WIB
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penggantian _Miniature Circuit Breaker_ (MCB) pada kWh meter pelanggan yang melakukan tambah daya listrik.
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penggantian _Miniature Circuit Breaker_ (MCB) pada kWh meter pelanggan yang melakukan tambah daya listrik.

RADAR KUDUS - PLN kembali melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, serta Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pemadaman terjadwal ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemeliharaan jaringan dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan.

Di Kabupaten Batang, pemadaman berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB. Beberapa wilayah yang terdampak meliputi Desa Kambangan, Desa Kembanglangit, Desa Kalitengah, Desa Blado, dan area sekitarnya di Kecamatan Blado.

PLN menjelaskan pekerjaan tersebut mencakup pemeliharaan jaringan distribusi listrik sekaligus perabasan pohon yang berpotensi mengganggu jalur kabel listrik. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan listrik yang lebih besar di kemudian hari.

Sementara itu, pemadaman terencana juga berlangsung di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Durasi pemadaman di wilayah ini lebih singkat, yakni sekitar tiga jam mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Area terdampak di Kuningan mencakup Desa Gewok di Kecamatan Garawangi dan Desa Pamumpukan di Kecamatan Ciniru. PLN menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin demi menjaga stabilitas pasokan listrik kepada masyarakat.

Menjelang pemadaman, PLN mengingatkan masyarakat agar melakukan sejumlah persiapan penting. Pelanggan diminta mengisi daya perangkat elektronik seperti ponsel dan power bank sebelum aliran listrik dihentikan sementara.

Selain itu, warga juga diimbau menyiapkan cadangan air karena beberapa pompa air rumah tangga bergantung pada pasokan listrik. PLN turut memperingatkan masyarakat agar tidak menggunakan genset tanpa memisahkan instalasi dari jaringan utama PLN guna mencegah risiko korsleting maupun gangguan teknis saat listrik kembali menyala.

Manajemen PLN menegaskan pihaknya akan berupaya mempercepat proses pengerjaan di lapangan agar gangguan terhadap aktivitas masyarakat bisa diminimalkan. Jika pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, pasokan listrik disebut akan langsung dinormalkan.

Sebelumnya, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan juga sempat melakukan pemadaman serupa pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat itu, sedikitnya 18 titik terdampak, termasuk sejumlah fasilitas kesehatan seperti RS Wijaya Kusumah, RS Elsyifa, dan RS KMC.

Beberapa kawasan permukiman seperti sebagian Ciporang, Perumahan Bumi Kuningan Emas, sebagian Ancaran, hingga Perumahan Griya Sarasi juga ikut terdampak pemadaman sebelumnya.

PLN meminta pelanggan yang mengalami pemadaman di luar jadwal resmi untuk segera melapor melalui layanan PLN Center 123 atau aplikasi PLN Mobile guna memperoleh informasi dan penanganan lebih lanjut.

Perusahaan listrik negara tersebut menegaskan bahwa program pemeliharaan rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan dan memastikan sistem kelistrikan tetap andal untuk masyarakat.

Editor : Mahendra Aditya
#pemadaman listrik PLN #PLN Batang #PLN Kuningan #jadwal pemadaman listrik #pln mobile