Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tiket Umrah Musim 1448 H Meroket, 13 Asosiasi Desak Kemenhaj Gelar Audiensi dengan Maskapai

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 14 Mei 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi jemaah umroh (Foto: istock)
Ilustrasi jemaah umroh (Foto: istock)

RADAR KUDUS - Kenaikan harga tiket penerbangan umrah untuk musim 1448 Hijriah mulai memicu kekhawatiran di kalangan penyelenggara perjalanan ibadah di Indonesia. 

Sebanyak 13 asosiasi haji dan umrah resmi meminta Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi audiensi dengan maskapai penerbangan guna mencari solusi atas lonjakan biaya tersebut.

Permintaan itu disampaikan melalui surat resmi tertanggal 13 Mei 2026. Dalam surat tersebut, asosiasi menilai kenaikan harga tiket berpotensi mengganggu penyusunan paket perjalanan, kepastian jadwal keberangkatan jemaah, hingga daya beli masyarakat terhadap layanan umrah.

Selain berdampak pada calon jemaah, kondisi tersebut juga dinilai dapat memengaruhi stabilitas operasional Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Karena itu, para pelaku industri meminta adanya dialog terbuka antara pemerintah, maskapai, dan pihak terkait lainnya.

Asosiasi menginginkan penjelasan transparan mengenai sejumlah faktor yang dianggap menjadi pemicu mahalnya tiket penerbangan.

Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan kursi penerbangan, sistem allotment seat, distribusi tiket, hingga jadwal operasional maskapai menjelang musim umrah baru.

Mereka juga meminta Kementerian Haji dan Umrah menghadirkan maskapai nasional maupun internasional yang melayani rute umrah.

Selain itu, General Sales Agent (GSA) dan pemangku kepentingan lain di sektor penerbangan diharapkan ikut terlibat dalam forum tersebut.

Para asosiasi menilai kepastian harga dan ketersediaan seat sangat penting karena banyak penyelenggara sudah mulai menyiapkan program serta pemasaran paket umrah musim 1448 H.

Tanpa kepastian tersebut, mereka khawatir kondisi pasar umrah nasional menjadi tidak stabil.

Audiensi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi bersama agar penyelenggaraan ibadah umrah tetap berjalan lancar, harga paket tetap terjangkau, serta pelayanan terhadap jemaah Indonesia tetap terjaga.

Selain membahas harga tiket, forum tersebut juga diharapkan mampu memberikan kepastian terkait distribusi tiket dan jadwal penerbangan agar penyelenggara dapat menyusun paket perjalanan secara lebih terukur dan aman bagi calon jemaah.

 

Editor : Mahendra Aditya
#harga tiket umrah #tiket umrah 1448 H #umrah 2026 #maskapai penerbangan umrah #asosiasi haji dan umrah