MAKKAH, Radar Kudus – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur. Seorang jemaah bernama Fajar Puja Sasmita (53) yang tergabung dalam Kloter 11 Embarkasi Surabaya (SUB-11) dilaporkan meninggal dunia di Makkah, Kamis pagi waktu Arab Saudi.
Informasi tersebut disampaikan Ketua Kloter SUB-11, Dr. Subhan, yang juga menjabat Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang. Menurutnya, almarhum meninggal dunia secara mendadak setelah sempat sarapan pagi di pemondokan jemaah.
Fajar disebut tiba-tiba mengalami serangan jantung sehingga langsung mendapat penanganan dari tim kesehatan kloter yang berada di lokasi. Petugas medis segera melakukan pemeriksaan dan tindakan darurat, namun nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan.
Kepergian Fajar Puja Sasmita meninggalkan duka mendalam bagi sesama jemaah maupun petugas haji Indonesia yang mendampingi di Tanah Suci. Pihak kloter menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Setelah proses penanganan selesai, jenazah almarhum dimakamkan di Makbarah Syuhada Syaraya, salah satu area pemakaman di wilayah selatan Kota Makkah. Lokasi tersebut berada sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Makkah dan masih termasuk kawasan Tanah Haram.
Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan hak ibadah almarhum tetap akan dipenuhi. Sesuai ketentuan, petugas akan melaksanakan badal haji sehingga rangkaian ibadah haji almarhum tetap dapat disempurnakan.
Musim haji tahun 2026 memang menjadi perhatian khusus dari sisi kesehatan jemaah. Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi dengan suhu yang dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celsius membuat jemaah diimbau menjaga kondisi tubuh, memperbanyak istirahat, dan tidak memaksakan aktivitas fisik.
Petugas kesehatan juga terus mengingatkan jemaah, terutama yang memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes, agar rutin mengonsumsi obat dan segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Editor : Mahendra Aditya