Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hanya 112 Jemaah Berangkat, Antrean Haji Bontang Capai 29 Tahun

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 08:09 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

BONTANG, Radar Kudus – Jumlah jemaah haji asal Kota Bontang yang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Di tengah tingginya minat masyarakat untuk berhaji, masa tunggu keberangkatan kini bahkan mencapai 29 tahun.

Tahun ini, hanya 112 calon jemaah haji asal Bontang yang dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi pada 15 Mei 2026. Angka tersebut lebih rendah dibanding rata-rata keberangkatan beberapa tahun terakhir yang biasanya mencapai sekitar 145 jemaah.

Penurunan kuota terjadi setelah adanya perubahan sistem penentuan kuota di tingkat provinsi. Kondisi tersebut tidak hanya dialami Bontang, tetapi juga sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur yang mengalami pengurangan jumlah keberangkatan jemaah.

Baca Juga: Pemkab Sekadau Lepas 3 Calon Jemaah Haji, Masa Tunggu Hanya 8 Tahun

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bontang, Najmuddin Tamini, menjelaskan bahwa penentuan kuota kini lebih mengacu pada urutan pendaftaran tingkat provinsi. Akibatnya, beberapa daerah yang sebelumnya memperoleh kuota lebih besar kini mengalami penurunan jumlah keberangkatan.

Dari total 112 jemaah tahun ini, sebanyak 51 orang merupakan jemaah reguler berdasarkan nomor porsi. Selain itu terdapat dua jemaah prioritas lanjut usia, lima pendamping, serta 38 jemaah cadangan tahun 2027 yang mendapatkan kesempatan berangkat lebih awal karena adanya kuota tersedia.

Tak hanya itu, terdapat pula 15 jemaah mutasi masuk dari luar daerah yang kini berdomisili di Bontang. Mereka sebelumnya tercatat mendaftar di sejumlah daerah lain seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Mamuju, Kupang, hingga Jakarta.

Baca Juga: Makkah Kini Jadi Pusat Pelayanan Haji Indonesia, Jemaah Fokus Persiapan Armuzna

Komposisi jemaah haji asal Bontang tahun ini didominasi perempuan sebanyak 66 orang, sedangkan jemaah laki-laki berjumlah 46 orang. Jemaah termuda tercatat berusia 18 tahun, sementara yang tertua mencapai usia 80 tahun.

Di sisi lain, empat jemaah asal Bontang diketahui melakukan mutasi keberangkatan ke embarkasi Solo dan Yogyakarta.

Najmuddin mengatakan panjangnya antrean haji saat ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Dengan masa tunggu mencapai hampir tiga dekade, warga yang mendaftar hari ini diperkirakan baru bisa berangkat saat memasuki usia lanjut.

Meski demikian, pemerintah daerah berharap jumlah kuota haji untuk Bontang dapat kembali meningkat pada musim haji mendatang sehingga lebih banyak warga memperoleh kesempatan berangkat.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turut mengingatkan para jemaah agar menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat karena aktivitas yang padat dan cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

Ia meminta jemaah tidak memaksakan diri dalam menjalankan aktivitas selama ibadah dan tetap menjaga kondisi tubuh agar seluruh rangkaian haji dapat dijalani dengan lancar.

Editor : Mahendra Aditya
#Masa Tunggu Haji #antrean haji Indonesia #kuota haji Bontang #jemaah haji Bontang 2026 #haji Kalimantan Timur