Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fenomena Awan Pelangi Hebohkan Jonggol, BMKG Ungkap Fakta Sebenarnya

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 3 Mei 2026 | 10:58 WIB
Awan Pelangi muncul di langit Jonggol.
Awan Pelangi muncul di langit Jonggol.

RADAR KUDUS - Langit di kawasan Jonggol, Bogor, mendadak jadi pusat perhatian setelah muncul fenomena unik berupa awan berwarna menyerupai pelangi. 

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (1/5) dan langsung menarik perhatian warga yang melintas di sekitar Jalan Jeprah.

Salah satu saksi, Ahmad Baehaqy Pratama (21), mengaku awalnya tidak menyangka melihat warna-warni di langit saat kondisi belum hujan.

Ia menyebut bagian langit tampak seperti pelangi muncul di satu sisi, membuat banyak pengendara memperlambat kendaraan bahkan berhenti untuk mengabadikan momen tersebut.

Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat karena banyak warga penasaran dan mengarahkan kamera ponsel ke langit.


Penjelasan BMKG: Fenomena Optik Atmosfer

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa fenomena tersebut bukan sesuatu yang berbahaya.

Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik menjelaskan bahwa kejadian ini termasuk fenomena optik atmosfer yang umum terjadi.

Warna-warna menyerupai pelangi muncul akibat interaksi cahaya matahari dengan butir-butir air di udara.

Butiran ini biasanya berasal dari sisa hujan atau hujan yang terjadi di wilayah lain yang berdekatan.

Dengan kata lain, meskipun di lokasi pengamat cuaca terlihat cerah, proses pembentukan pelangi tetap bisa terjadi karena adanya partikel air di atmosfer.


Peran Awan Cumulus dalam Membentuk Efek Visual

BMKG juga menjelaskan bahwa bentuk pelangi yang tampak tidak utuh disebabkan oleh keberadaan awan jenis towering cumulus.

Awan ini menutupi sebagian cahaya, sehingga pelangi terlihat seperti menyatu dengan awan atau disebut “awan pelangi”.

Kombinasi antara cahaya matahari, butiran air, dan posisi awan inilah yang menciptakan efek visual unik di langit Jonggol.


Bukan Tanda Bencana, Tapi Indikasi Cuaca

Meski terlihat dramatis, fenomena ini tidak berkaitan dengan tanda akan terjadinya bencana alam.

BMKG menegaskan bahwa kondisi tersebut justru menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lokal.

Artinya, wilayah sekitar bisa saja mengalami hujan dalam waktu dekat, meskipun titik pengamatan masih tampak cerah.


Fenomena Langit yang Menarik Perhatian

Kejadian ini menambah daftar fenomena atmosfer yang kerap membuat masyarakat takjub.

Selain indah, peristiwa seperti ini juga menjadi pengingat bahwa banyak proses alam terjadi di sekitar kita tanpa disadari.

Dengan penjelasan ilmiah dari BMKG, masyarakat diharapkan tidak lagi mengaitkan fenomena serupa dengan hal-hal mistis atau tanda bahaya.

Editor : Mahendra Aditya
#awan pelangi #fenomena langit Bogor #penjelasan BMKG #optik atmosfer #cuaca Jonggol