Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Harga Kemasan Plastik Meroket, Pedagang Pasar Curhat Langsung ke Menko Zulhas

Anita Fitriani • Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:26 WIB
Ilustrasi plastik
Ilustrasi plastik

 

RADAR KUDUS - Kenaikan harga plastik secara tiba-tiba menjadi perhatian masyarakat, terutama para pedagang kecil yang mengeluhkan beban biaya kemasan yang semakin membebani usaha mereka.

Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beberapa pedagang melaporkan bahwa harga plastik kini mencapai Rp6.000 per pack, misalnya dari harga sebelumnya sekitar Rp17.000 menjadi Rp23.000 untuk satu kemasan plastik berwarna, sehingga total pengeluaran mereka untuk membeli plastik yang biasanya berkisar Rp60.000 - Rp70.000 kini sudah melebihi Rp100.000.

Kenaikan ini tidak hanya berlaku untuk satu jenis plastik, tapi hampir semua jenis kemasan plastik mengalami lonjakan, termasuk plastik putih, thinwall, dan kemasan ringan lainnya yang biasa digunakan oleh para pedagang di pasar serta pelaku usaha mikro kecil (UMKM).

Data di media sosial menunjukkan bahwa harga plastik untuk pelaku UMKM melonjak hingga sekitar 40 persen, sementara para pedagang di pasar tradisional menganggap kenaikan ini "tidak wajar" dan memperkirakan bahwa harga sulit kembali normal dalam waktu dekat.

Baca Juga: Hemat Energi di Kantor Jadi Komitmen Harian Pegawai Pertamina

Keluhan ini sampai kepada Menko Perekonomian Zulkifli Hasan (Zulhas) saat mengunjungi Pasar Minggu, di mana seorang pedagang bernama Gemi mengungkapkan bahwa harga plastik telah melambung dengan kenaikan yang "bukan hanya beberapa ratus, tetapi juga sampai Rp5.000–Rp6.000 per pack."

Menanggapi curhat dari warga, Zulhas menyatakan bahwa lonjakan harga plastik berhubungan dengan peningkatan tajam pada biaya bahan baku plastik, khususnya biji plastik, yang disebabkan oleh gangguan pasokan minyak dan kenaikan harga minyak dunia akibat ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga: Bus Bawa 24 Jemaah Umrah RI Terbakar di Madinah, Tak Ada Korban Jiwa

Dengan harga plastik yang terus naik, para pedagang merasa semakin terjepit marjin keuntungannya, karena mereka belum dapat menaikkan harga jual barang secara signifikan tanpa berisiko menurunkan daya beli konsumen.

Pemerintah pusat, melalui Kemenko Perekonomian, menyatakan akan membahas masalah plastik ini secara khusus bersama pihak terkait, termasuk antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan harga yang dapat berdampak pada produk sehari-hari yang menggunakan kemasan plastik. (An)

Editor : Anita Fitriani
#harga plastik #harga plastik melonjak #harga plastik naik #geopolitik #plastik #zulhas #perang timur tengah #konflik timur tengah #zulkifli hasan