RADAR KUDUS - Istana Kepresidenan mengungkapkan keprihatinan yang mendalam mengenai insiden menyedihkan seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT.
Yang diduga melakukan bunuh diri karena kesulitan untuk membeli buku dan alat tulis, dengan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus pada kejadian ini.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai kementerian, termasuk dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, dan Mendikdasmen, untuk segera memberikan bantuan kepada keluarga korban serta mencegah terulangnya kejadian yang sama.
Ia juga menekankan adanya kemiskinan yang parah di NTT sebagai salah satu alasan yang memicu kejadian tersebut.
Sehingga pemerintah mendorong penilaian ulang terhadap program bantuan sosial, pencatatan penerima manfaat, serta pentingnya keterlibatan kepala desa dan dusun dalam memantau kelompok rentan.
Di samping itu, peran sekolah dianggap penting dalam memberikan pendidikan tentang kesehatan mental kepada siswa, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab pasti untuk menghindari asumsi yang tidak berdasar di masyarakat.
Insiden ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk mempercepat langkah intervensi terhadap masyarakat miskin, memastikan tidak ada warga yang berada di bawah garis kemiskinan, serta memperkuat kepedulian sosial secara menyeluruh agar tragedi serupa tidak terjadi lagi di masa depan. (Anita F)
Editor : Ali Mustofa