RADAR KUDUS - Tim SAR gabungan pencarian dan penyelamatan berhasil menemukan seluruh korban dari insiden pesawat ATR 42-500 yang dimiliki oleh Indonesia Air Transport, yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Pada tanggal 23 Januari 2026, kegiatan pencarian dan penyelamatan mencapai fase terakhir setelah ditemukan keseluruhan 10 jenazah yang mengakhiri upaya yang berlangsung lebih dari seminggu di lokasi yang sangat ekstrem.
Enam dari jenazah tersebut ditemukan pada hari keenam pencarian di lereng Gunung Bulusaraung, sekitar 250 meter di bawah puncak dan dalam jarak 50 meter dari titik awal penemuan.
Ini menyelesaikan total delapan korban ditambah satu bagian tubuh yang ditemukan sebelumnya. Keseluruhan 10 korban, termasuk pramugari Florencia Lolita Wibisono yang teridentifikasi lebih dulu, kini telah ditemukan secara utuh berkat usaha keras tim gabungan pencari.
Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT jatuh pada 17 Januari 2026 di daerah perbatasan antara Pangkep dan Maros, dengan puing-puing terhampar di jurang hingga sejauh 500 meter dari puncak gunung.
Proses pencarian dimulai dengan ditemukan satu jenazah laki-laki di jurang pada kedalaman 200 meter, diikuti dengan penemuan jenazah pramugari dan korban ketiga pada tanggal 21 Januari, sebelum akhirnya ada penemuan enam jenazah pada tanggal 22 Januari.
Evakuasi terhambat oleh cuaca buruk hujan lebat dan medan yang terjal, memaksa tim untuk memanfaatkan helikopter Dauphin serta metode Eksplorasi dan Penyelamatan (ESAR). Sebanyak 100 anggota tim dibagi ke dalam berbagai sektor pencarian, dan semua jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi DNA.
Pembaruan terakhir per 23 Januari 2026: Keseluruhan 10 korban telah ditemukan dan proses evakuasi dinyatakan selesai, meskipun cuaca masih menjadi tantangan terakhir.
Basarnas dan TNI telah mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi korban yang dilaporkan hilang, dan operasi SAR secara resmi ditutup dengan rasa duka yang mendalam bagi keluarga serta doa untuk keselamatan para personel. (Anita Fitriani)
Editor : Ali Mustofa