Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Presiden Prabowo: Penerimaan Makan Bergizi Gratis Tembus 55 Juta dalam Setahun

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

RADAR KUDUS - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 55 juta orang per 5 Januari 2026.

Prestasi itu dicapai dalam jangka waktu satu tahun setelah program unggulan pemerintah tersebut dimulai secara resmi pada 6 Januari 2025.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden Prabowo saat merayakan Natal Nasional 2025 bersama jemaat Kristiani di Jakarta, pada malam Senin.

Ia menganggap pencapaian itu sebagai hasil yang penting, khususnya jika dibandingkan dengan negara lain yang memerlukan waktu jauh lebih lama untuk melaksanakan program serupa.

Presiden mengilustrasikan Brasil yang membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk memberikan program makan siang gratis kepada sekitar 40 juta siswa.

Sementara itu, ia menyatakan bahwa Indonesia dapat mencapai 55 juta penerima hanya dalam satu tahun.

Ia menyatakan angka tersebut sebanding dengan memberi makan warga Singapura sebanyak delapan kali dalam sehari.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyatakan bahwa program MBG Indonesia mendapatkan perhatian dari banyak pihak internasional.

Salah satu yang berasal dari Rockefeller Institute, lembaga penelitian dari Amerika Serikat, mengirimkan sekelompok ahli ke Indonesia untuk mengevaluasi secara langsung pelaksanaan MBG di beberapa sekolah.

Presiden mengungkapkan bahwa para peneliti memberikan penghargaan terhadap program MBG yang dianggap sebagai bentuk investasi paling unggul.

Menurut penelitian mereka, anggaran yang disediakan untuk program tersebut dapat berpotensi menghasilkan dampak ekonomi yang berlipat ganda, dengan nilai pengganda antara lima hingga 35 kali.

Walaupun begitu, Presiden menekankan bahwa sasaran utama MBG bukan hanya keuntungan ekonomi.

Inisiatif ini muncul karena kepedulian terhadap keadaan anak-anak Indonesia yang masih mengalami masalah gizi yang kurang, khususnya di daerah-daerah tertentu.

Presiden Prabowo juga menyatakan bahwa ide tentang program makanan bergizi gratis sudah ia pikirkan sejak lama, yaitu ketika ia mengunjungi berbagai daerah di Indonesia saat awal keterlibatannya dalam kompetisi pemilihan presiden.

Pada waktu itu, ia sering melihat anak-anak yang berusia sekolah dasar tetapi memiliki tinggi badan jauh di bawah usia yang seharusnya karena kekurangan
gizi.

Prabowo menekankan bahwa beberapa negara seperti India dan Brasil telah lebih dahulu menjadikan program makanan bergizi sebagai prioritas utama.

Sekarang ini, setidaknya 76 negara di seluruh dunia telah menerapkan program sejenis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (Ap)

Editor : Ali Mustofa
#prabowo #Mbg #sekolah #Makan Bergizi Gratis