Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sawah Warga Mendadak Ambles, Sinkhole Berdiameter Puluhan Meter Gegerkan Warga Sumbar

Ali Mustofa • Senin, 5 Januari 2026 | 13:57 WIB
Warga sekitar mendekati sinkhole yang mendadak muncul di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar.
Warga sekitar mendekati sinkhole yang mendadak muncul di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar.

RADAR KUDUS – Warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dibuat geger oleh kemunculan lubang besar secara tiba-tiba di area persawahan, Minggu (4/1).

Fenomena alam yang dikenal sebagai sinkhole itu muncul setelah terdengar suara dentuman keras yang menggetarkan sekitar lokasi.

Menurut penuturan warga setempat, suara menggelegar terdengar sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Lewat BRILink, Warga Pelosok Banyuasin Kini Lebih Mudah Bertransaksi

Tak berselang lama, tanah sawah amblas dan membentuk lubang raksasa yang di dalamnya terlihat genangan air. Saat didekati, permukaan tanah tampak runtuh dan terus melebar.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh para petani yang sedang menggarap sawah.

Mereka pula yang menjadi saksi awal suara dentuman sebelum tanah ambles. Pada awal kemunculannya, diameter lubang diperkirakan sekitar 10 meter.

Namun dalam waktu singkat, ukurannya bertambah hingga mencapai kurang lebih 20 meter.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, perangkat Nagari Jorong Tepi Salmi bersama Anggota DPRD Limapuluh Kota Fajar Rillah Vesky serta aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi.

Polisi kemudian memasang garis pembatas di sekitar area sinkhole guna mencegah warga mendekat.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan amblas susulan karena kondisi tanah masih labil,” ujar petugas kepolisian di lokasi.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 Januari 2026, Nonsubsidi Turun

Hingga kini, pihak berwenang belum mengeluarkan keterangan resmi lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

Namun masyarakat diminta tetap waspada, mematuhi imbauan petugas, serta tidak melintasi garis pengaman yang telah dipasang.

Kepanikan sempat melanda warga setempat setelah lubang raksasa tersebut muncul di tengah sawah, disertai suara gemuruh yang menyerupai ledakan.

Rasa penasaran membuat ratusan warga berdatangan untuk menyaksikan langsung fenomena langka tersebut.

Peristiwa ini terjadi di lahan persawahan milik Adrolmios alias Si Ad (61).

Baca Juga: Harga Emas Antam Bertahan, Investor Diuntungkan Kenaikan Buyback

Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima informasi dari warga sekitar pada pukul 11.00 WIB.

Menurutnya, kejadian pertama kali disadari oleh Mak Etek Uwid, warga setempat yang saat itu tengah beraktivitas di area sawah.

“Tiba-tiba terdengar suara sangat keras, lalu tanah langsung amblas dan membentuk lubang yang makin lama makin besar,” tutur Adrolmios.

Saat ini, lubang tersebut telah terisi air dengan kedalaman yang diperkirakan berkisar antara 5,7 meter hingga mencapai sekitar 20 meter.

Diameter lubang bervariasi antara 7 hingga 10 meter. Tanah di sekeliling lokasi masih tergolong rapuh dan berpotensi mengalami runtuhan lanjutan.

Kondisi tersebut segera mendapat perhatian serius dari aparat dan pemerintah daerah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota bersama pihak kepolisian telah memasang garis pengaman serta pagar pembatas untuk menghindari risiko terhadap warga.

Meski area telah dibatasi, antusiasme warga yang ingin melihat langsung lokasi kejadian membuat kawasan sekitar sinkhole tetap ramai.

Baca Juga: Bapanas Catat Penurunan Harga Sejumlah Komoditas Pangan

Sementara itu, Geolog Sumatera Barat Ade Edwar menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena sinkhole yang umumnya terjadi di daerah dengan struktur batuan kapur atau gamping.

Ia menyebutkan, Nagari Situjuah Batua berada di kawasan karst yang tertutup endapan material letusan Gunung Sago, sehingga rentan terbentuk rongga di bawah permukaan tanah.

Menurutnya, kemungkinan terdapat aliran sungai bawah tanah atau sumbatan aliran air yang memicu runtuhnya lapisan tanah di atasnya.

Fenomena serupa, kata Ade, sebelumnya juga pernah terjadi di sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat, seperti Kabupaten Agam.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun aparat tetap mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sinkhole karena struktur tanah masih belum stabil.

Pemerintah daerah pun tengah mengkaji langkah penanganan lanjutan, termasuk opsi penimbunan dan penguatan lahan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Ali Mustofa
#persawahan #genangan air #sumbar #BPBD #sinkhole