RADAR KUDUS – Harapan ribuan peserta untuk menikmati pagi yang sehat di Bali Health Run 2025 berubah menjadi gelombang kekecewaan.
Event lari yang digelar di Lapangan Mandala Renon, Bali, pada Minggu (14/12/2025) ini berakhir kacau dan menuai protes keras dari peserta maupun pengisi acara.
Kekacauan mulai terlihat sejak dimulainya perlombaan. Sejumlah peserta mengeluhkan minimnya fasilitas dasar di jalur lari.
Fasilitas vital seperti water station (pos hidrasi) dilaporkan sangat terbatas, yang membahayakan kondisi fisik pelari di kategori 3K, 5K, hingga 10K.
Baca Juga: Bangkit dari Cedera, Tujuh Tahun Menunggu, Emilia Nova Akhirnya Pecahkan Rekor dan Rebut Emas
Janji Hadiah Rp250 Juta Tak Terealisasi
Puncak kemarahan peserta terjadi saat sesi pengumuman pemenang. Para pelari yang berhasil naik podium di semua kategori tidak menerima hadiah uang tunai sebagaimana yang dijanjikan panitia melalui promosi di media sosial.
Padahal, pihak penyelenggara sebelumnya mengklaim total hadiah mencapai Rp250 juta. Tidak hanya hadiah podium, pengundian doorprize yang dinanti-nantikan peserta pun dilaporkan tidak dilaksanakan tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Nyaris Bersamaan di Garis Akhir, Ayustina Delia Buktikan Ketahanan Elite di SEA Games 2025
Artis Gagal Tampil Diduga Akibat Honor Macet
Panggung hiburan yang seharusnya memeriahkan suasana justru tampak sepi. Deretan pengisi acara papan atas seperti Naykilla, Tenxi, dan DJ Panda batal naik panggung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para artis tersebut memilih mundur karena pihak panitia diduga belum melunasi kewajiban pembayaran atau honor tampil.
Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidaksiapan finansial dan manajemen yang buruk dari pihak penyelenggara.
"Kami sudah lari jauh-jauh, tapi fasilitas air minum saja susah. Pas sampai garis finish, hadiah podium yang dijanjikan di Instagram ternyata tidak ada. Benar-benar mengecewakan," ujar salah satu peserta kategori 10K.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia Bali Health Run 2025 belum memberikan pernyataan resmi terkait hilangnya hadiah serta kendala teknis yang terjadi di lapangan.
Media sosial resmi acara pun kini dibanjiri komentar pedas dari para peserta yang menuntut pengembalian uang pendaftaran (refund). (gop)
Editor : Mahendra Aditya