Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sawit Indonesia Award 2025 Jadi Strategi Kementan Perkuat Daya Saing Global

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:59 WIB
Sebagian penerima penghargaan Sawit Indonesia Award (SIA) 2025 berfoto bersama di ajang penyerahan SIA 2025 di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Sebagian penerima penghargaan Sawit Indonesia Award (SIA) 2025 berfoto bersama di ajang penyerahan SIA 2025 di Jakarta, Selasa (16/12/2025).

RADAR KUDUS - Kementerian Pertanian (Kementan) berpendapat bahwa penghargaan Sawit Indonesia Award (SIA) 2025 yang diberikan kepada para pemangku kepentingan di industri sawit dapat meningkatkan daya saing industri sawit nasional.

Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan Hendratmojo Bagus menekankan penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 dengan tema "Kolaborasi Multipihak Memperkuat Daya Saing Sawit Indonesia", penting untuk menyoroti peran aktif Indonesia di kancah global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

"Sektor sawit, sebagai dasar ekonomi kita, memiliki peran krusial dalam visi ini," ujarnya di Jakarta, Rabu.

Saat memberikan sambutan pada acara penyerahan Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025, Hendratmojo menyatakan bahwa kegiatan tahunan yang sudah memasuki tahun keempat ini merupakan momen yang ideal untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku yang telah menunjukkan kinerja luar biasa, inovasi, dan dedikasi terhadap keberlanjutan.

"Ini merupakan bukti konkret bahwa perkembangan sektor kelapa sawit dapat sejalan dengan tanggung jawab sosial serta lingkungan," katanya mewakili Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

4th Sawit Indonesia Award 2025 sebagai bentuk penghargaan untuk pelaku usaha, institusi, dan individu yang memberikan kontribusi penting bagi pengembangan industri kelapa sawit di tanah air.

Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025, Qayuum Amri, mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat 45 penerima SIA, yang berasal tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari negara-negara lain seperti Inggris, Malaysia, Tiongkok, dan Singapura.

"Menurut hasil penilaian kami, total penghargaan tahun ini mencapai 45 yang melibatkan 20 sektor industri, mulai dari perkebunan, agrokimia, otomotif, drone, layanan satelit, hingga institusi pendidikan." "This reflects the significant dual impact of the palm oil industry on other economic sectors," katanya.

Dia berpendapat bahwa SIA 2025 telah memperoleh pengakuan dari perusahaan multinasional yang berupaya mendukung industri kelapa sawit dan diharapkan tetap menjadi agenda tahunan yang dapat memotivasi masyarakat perkebunan di tanah air.

"Fokus utama Sawit Indonesia Award adalah mendorong dan menginspirasi para pelaku industri kelapa sawit." "Kami memiliki kriteria penilaian yang jelas, mencakup aspek komunikasi, konsistensi kontribusi, dan keberlanjutan," katanya. (Amelia NA)

Editor : Ali Mustofa
#daya saing #sawit #Indonesia Award