Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gagal Menyeberang Sungai saat Hujan Deras, Warga Tolang Julu Tapanuli Selatan Ditemukan Meninggal

Ali Mustofa • Senin, 15 Desember 2025 | 22:47 WIB
Petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban yang ditemukan terseret arus Sungai Siondop di Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan.
Petugas bersama warga mengevakuasi jasad korban yang ditemukan terseret arus Sungai Siondop di Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan.

RADAR KUDUS – Seorang perempuan berusia 19 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret derasnya aliran Sungai Siondop yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, pada Jumat (12/12/2025).

Korban diketahui bernama Juhani, warga Desa Tolang Julu.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban berusaha menyeberangi Sungai Siondop di wilayah Desa Tolang Jae, di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur kawasan itu.

Baca Juga: Upaya Pencarian Berbuah Hasil, Dua Korban Bencana di Tapanuli Tengah Ditemukan Meninggal, Ini Identitasnya

Camat Sayur Matinggi, Enri Cofermi, menerangkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Ketika kejadian, korban baru saja pulang dari kebun bersama suaminya.

“Korban bersama suaminya mencoba menyeberang sungai menggunakan tali sebagai alat bantu. Namun derasnya arus akibat hujan lebat membuat korban tidak mampu bertahan hingga akhirnya terlepas dan hanyut,” jelas Enri saat dikonfirmasi pada Sabtu (13/12/2025).

Setelah kejadian tersebut, warga sekitar dibantu aparat TNI dan Polri segera melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Siondop.

Proses pencarian berlangsung selama beberapa jam hingga malam hari.

Korban akhirnya ditemukan sekitar 700 hingga 1.000 meter dari lokasi awal hanyut, pada pukul 22.30 WIB, dalam keadaan tidak bernyawa.

“Usai ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan,” tambah Enri.

Pihak Kecamatan Sayur Matinggi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi sungai di tengah cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi yang masih kerap terjadi di wilayah Tapanuli Selatan.

Editor : Ali Mustofa
#hujan deras #meninggal #tapanuli #aliran sungai #sumatera