Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Data Terbaru BNPB: Korban Banjir Bandang Sumatera Terus Bertambah, 753 Meninggal, 650 Hilang

Ali Mustofa • Rabu, 3 Desember 2025 | 21:33 WIB

Warga Takengon berdiri di antara kayu-kayu yang terbawa banjir dan longsor.
Warga Takengon berdiri di antara kayu-kayu yang terbawa banjir dan longsor.

RADAR KUDUS - Upaya pencarian para korban bencana banjir bandang yang disertai longsor di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh masih terus dilakukan sejak peristiwa tragis yang terjadi pada akhir November 2025.

Hingga kini, jumlah korban jiwa maupun warga yang belum ditemukan terus mengalami penambahan.

Berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tercantum dalam Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor tahun 2025 untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, per Rabu (3/12/2025) pukul 11.48 WIB, tercatat 753 orang telah dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Scoopy Vs Truk Brimob di Margoyoso Pati, Pengendara Asal Kudus Meninggal, Begini Kronologinya

Selain itu, terdapat 650 warga masih dilaporkan hilang, sementara sekitar 2.600 orang mengalami luka-luka akibat dampak banjir besar dan tanah longsor tersebut.

Secara keseluruhan, BNPB melaporkan sekitar 3,3 juta penduduk yang terdampak di 49 kabupaten/kota.

Jumlah tersebut mencakup lebih dari 1,5 juta warga di Aceh, sekitar 1,7 juta di Sumatera Utara, dan lebih dari 141 ribu warga di Sumatera Barat.

Dari jumlah tersebut, Aceh mencatat lebih dari 1,5 juta jiwa harus mengungsi, disusul Sumatera Utara dengan sekitar 538.800 pengungsi, dan Sumatera Barat dengan lebih dari 106.200 warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Kerusakan bangunan pun terbilang masif. Tercatat sekitar 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak sedang, serta 3.700 unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Fasilitas pendidikan, tempat ibadah, hingga jembatan juga tidak luput dari kerusakan parah.

Data terperinci BNPB menyebutkan jumlah korban meninggal di Aceh mencapai 218 orang dengan 227 warga masih hilang.

Baca Juga: 3 Desember 2025, Harga Pertamax dan Pertadex Kompak Naik di Seluruh SPBU

Di Sumatra Utara, 301 orang meninggal dan 163 orang hilang. Sementara itu, Sumatera Barat mencatat 234 korban meninggal serta 260 warga yang belum ditemukan.

Untuk para korban luka-luka, jumlahnya mencapai 2.600 orang di tiga provinsi tersebut. Total warga terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar menembus angka 3,3 juta jiwa.

Di sisi lain, Basarnas telah melakukan evakuasi terhadap 35.857 warga yang terdampak bencana.

Di Aceh, sebanyak 1.600 warga berhasil dievakuasi dari 18 wilayah terdampak.

Di Sumatera Utara, proses evakuasi menjangkau 4.599 warga dari 11 kabupaten/kota, sedangkan di Sumatera Barat jumlah warga yang dievakuasi mencapai 29.658 jiwa dari 11 kabupaten/kota.

Baca Juga: Antara Rasa dan Keyakinan: Fondasi Emosional dalam Menjalani Kehidupan

Untuk membantu warga yang kehilangan kontak dengan keluarga, BNPB membuka layanan hotline.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengimbau masyarakat yang belum bisa terhubung dengan kerabatnya agar menghubungi nomor 081161645500 dengan menyertakan data diri keluarga serta lokasi terakhir yang diketahui.

Informasi tersebut kemudian akan diteruskan kepada petugas BNPB di masing-masing daerah untuk dilakukan penelusuran.

Dalam pembaruan data Rabu pagi (3/12/2025) pukul 07.15 WIB di situs resmi BNPB, tercatat kembali bahwa korban meninggal mencapai 753 jiwa, 650 orang masih hilang, dan 2.600 orang terluka.

Adapun jumlah pengungsi mencapai 576.300 orang.

BNPB juga merinci kerusakan fasilitas umum, antara lain: 299 jembatan rusak, 129 rumah ibadah rusak, 9 fasilitas kesehatan terdampak, 323 fasilitas pendidikan rusak

Untuk rumah warga: 3.600 unit rusak berat, 2.100 unit rusak sedang, 3.700 unit rusak ringan.

Secara total, bencana ini berdampak pada 3,3 juta jiwa di tiga provinsi tersebut, dengan total 50 kabupaten/kota masuk dalam kategori terdampak.

Editor : Ali Mustofa
#banjir bandang #meninggal #bnpb #luka-luka #sumatera #tanah longsor