Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Delapan Korban Luka Akibat Ledakan di Masjid SMAN 72, Tim Jihandak Turun Tangan, Penyebab Masih Diselidiki

Ali Mustofa • Jumat, 7 November 2025 | 21:51 WIB

ilustrasi kebakaran.
ilustrasi kebakaran.

RADAR KUDUS – Sebuah ledakan menggegerkan area SMA Negeri 72 Jakarta yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.09 WIB.

Berdasarkan informasi dari Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, sumber ledakan berasal dari perangkat sound system.

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami luka setelah perangkat tersebut meledak. Hingga kini, aparat belum bisa memastikan penyebab utama maupun urutan kejadian yang memicu insiden itu.

Baca Juga: Polda Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Manipulasi Ijazah Jokowi, Ada Roy Suryo hingga Eggi Sudjana

Tak lama setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran beserta dua unit mobil damkar menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengecekan keamanan.

Dalam laporan sementara, status penanganan disebut sebagai “proses pemadaman (kuning)”.

Situasi di Masjid SMAN 72 Jakarta, yang berada di dalam Kompleks TNI AL Kodamar, tiba-tiba berubah mencekam saat ledakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, bertepatan dengan pelaksanaan Salat Jumat.

Ledakan yang diduga berasal dari sound system masjid tersebut menyebabkan delapan orang terluka.

Laporan awal dari petugas piket Gulkarmat Jakarta Utara menyebut, insiden pertama kali disampaikan oleh seorang warga bernama Zulfikar pada pukul 12.09 WIB.

Tim damkar dari Grup Jaga C segera diterjunkan untuk memastikan kondisi bangunan dan mengecek potensi risiko kebakaran lanjutan.

Lokasi ledakan berada di Jalan Prihatin Nomor 87, RT 008/02, Kelapa Gading Barat, yang merupakan area SMAN 72 Jakarta.

Baca Juga: Jangan Salah! Berbuat Baik Tidak Sama dengan Bersikap Lugu

Dugaan awal menyebut perangkat elektronik di dalam masjid sebagai sumber ledakan, namun petugas masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Tim kepolisian bersama unit Jihandak TNI AL dan Polda Metro Jaya langsung melakukan sterilisasi serta memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Seluruh aktivitas di area sekitar masjid dihentikan sementara demi proses penyelidikan.

“Area sudah kami amankan. Dugaan sementara mengarah ke perangkat elektronik, tetapi penyebab pastinya masih kami telusuri,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Delapan korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat. Mayoritas mengalami cedera ringan akibat serpihan kaca dan tekanan suara, sementara dua orang dilaporkan mengalami luka cukup serius.

Baca Juga: Kebaikan yang Tepat Sasaran: Panduan Islam Menghadapi Tantangan Zaman

Petugas gabungan dari damkar, kepolisian, dan unsur TNI AL masih bersiaga memastikan tidak ada ancaman lanjutan.

Pihak sekolah telah mengevakuasi siswa serta menutup seluruh akses menuju area masjid sampai pemeriksaan tuntas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa dua korban telah dirujuk ke rumah sakit.

“Benar ada ledakan di SMA 72 Kelapa Gading. Saat ini masih kami dalami penyebabnya. Kapolda dalam perjalanan menuju lokasi,” ujarnya.

Ledakan yang terjadi di bangunan di Jalan Prihatin No. 87 itu ditangani dengan pengerahan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Editor : Ali Mustofa
#pemadam kebakaran #siswa #SMA Negeri 72 Jakarta #ledakan #kelapa gading