Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rekor Dunia! 90 Persen Warga China Kini Sudah Miliki Rumah Pribadi

Nayla Karima • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:11 WIB
Potret Ilustrasi rumah Tiongkok
Potret Ilustrasi rumah Tiongkok

RADARKUDUS - Sekitar 90 persen penduduk China Tiongkok saat ini sudah memiliki rumah, sehingga membuat negara ini termasuk dalam daerah dengan tingkat kepemilikan hunian terbesar di dunia.

Menurut laporan Nomura, sekitar 80 persen dari rumah itu dimiliki secara langsung tanpa harus membayar cicilan atau hipotek, dan lebih dari 20 persen rumah tangga di kota-kota besar memiliki lebih dari satu properti.

Pencapaian ini terjadi meskipun harga rumah di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Xiamen sangat tinggi dibandingkan dengan pendapatan rata-rata warganya.

Naiknya angka kepemilikan rumah di Tiongkok berawal dari reformasi sektor properti pada 1990-an, saat pemerintah mulai memperbolehkan warga membeli rumah yang sebelumnya dikuasai pemerintah dengan harga yang terjangkau.

Budaya menabung yang kuat, bantuan dari keluarga lintas generasi, serta program dana pensiun perumahan juga membantu besar dalam memudahkan warga memiliki rumah.

Saat ini, meskipun harga rumah terus meningkat, sebagian besar penduduk Tiongkok masih mampu membeli rumah berkat kebiasaan menabung dan dukungan sosial yang tinggi.

Baca Juga: Siap-Siap Baper! Berikut 5 Rekomendasi Drama China Yang Wajib Ditonton, Cocok Untuk Pecinta Love Ambition

Rumah menjadi aset penting bagi keluarga di Tiongkok, China

Bagi banyak keluarga di Tiongkok, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga salah satu aset yang sangat bernilai dan sumber utama dari kekayaan mereka.

Memiliki rumah dianggap sebagai cara untuk mencapai stabilitas ekonomi dan keamanan sosial.

Terutama di tengah kenaikan biaya hidup di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, tingkat kepemilikan rumah di Tiongkok jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara maju.

Baca Juga: Traveler Indonesia Kini Bisa Bayar di Jepang Pakai QRIS GoPay, China Menyusul!

Misalnya, di Amerika Serikat tingkat kepemilikan rumah berkisar sekitar 65%, sedangkan di Inggris sekitar 63%.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa memiliki rumah masih menjadi prioritas utama bagi masyarakat Tiongkok dibandingkan dengan menyewa.

Meskipun tingkat kepemilikan rumah cukup tinggi, sektor properti Tiongkok tengah menghadapi tekanan besar.

Harga rumah di beberapa kota besar mengalami penurunan, beberapa proyek pengembangan terhenti, dan muncul krisis kepercayaan terhadap pengembang properti.

Editor : Ali Mustofa
#inovasi Tiongkok #beli rumah baru #terlaris di Tiongkok #china #rumah sendiri #Teknologi Tiongkok