JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencetak rekor baru di tengah tren kenaikan harga logam mulia global.
Pada perdagangan Rabu (15/10/2025), harga emas Antam 24 karat melonjak Rp 23.000 ke level Rp 2.383.000 per gram, menjadi harga tertinggi sepanjang sejarah.
Kenaikan signifikan ini memperpanjang tren positif harga emas yang berlangsung sejak awal Oktober.
Berdasarkan data situs Logam Mulia Antam, harga emas terkecil ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.241.500.
Sedangkan ukuran terbesar 1.000 gram (1 kg) menembus Rp 2.323.600.000.
Harga Emas Antam Hari Ini (15/10/2025):
0,5 gram: Rp 1.241.500
1 gram: Rp 2.383.000
5 gram: Rp 11.690.000
10 gram: Rp 23.325.000
25 gram: Rp 58.187.000
50 gram: Rp 116.295.000
100 gram: Rp 232.512.000
250 gram: Rp 581.015.000
500 gram: Rp 1.181.820.000
1.000 gram: Rp 2.323.600.000
Tren Kuat Sepekan Terakhir
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam terus menanjak di kisaran Rp 2.294.000 – 2.383.000 per gram.
Jika ditarik ke periode sebulan terakhir, harganya sudah naik tajam dari level Rp 2.090.000.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga meningkat Rp 29.000 ke posisi Rp 2.209.000 per gram.
Artinya, jika Anda menjual emas ke Antam, itulah harga yang akan diterima.
Kena Pajak untuk Transaksi di Atas Rp 10 Juta
Sesuai PMK Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback di atas Rp 10 juta akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5%, yang langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Mengapa Emas Terus Naik?
Kenaikan harga emas dunia belakangan ini dipicu oleh:
- Kekhawatiran ekonomi global akibat ketegangan geopolitik dan inflasi yang belum terkendali.
- Pelemahan dolar AS, yang membuat emas lebih menarik sebagai aset lindung nilai.
- Tingginya permintaan domestik, terutama menjelang akhir tahun dan musim pernikahan.
Dengan harga emas yang kian menanjak, banyak investor kembali menjadikan logam mulia ini sebagai instrumen aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Ali Mustofa