RADAR KUDUS – Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, tampak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gaza yang berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10).
Dalam siaran resmi acara tersebut, terlihat momen ketika Infantino disambut langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Keduanya tampak berjabat tangan dan berbincang singkat sebelum memasuki ruang konferensi.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Ekonomi, UMKM, dan Kesehatan di Jateng Talk
Tak hanya itu, Presiden FIFA juga turut berfoto bersama sejumlah pemimpin dunia yang hadir dalam forum internasional tersebut.
Selain Trump dan Infantino, KTT Perdamaian Gaza itu juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia, termasuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.
Pertemuan tersebut menjadi momentum diplomasi penting yang mempertemukan berbagai pemimpin global dalam upaya mencari solusi atas konflik kemanusiaan di Jalur Gaza.
Gianni Infantino sendiri diketahui sudah beberapa kali bertemu dengan Presiden Donald Trump sejak masa jabatan keduanya berlanjut.
Ia bahkan sempat berkunjung ke Gedung Putih dalam rangkaian pertemuan internasional beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, empat pemimpin dunia — Presiden AS Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani — resmi menandatangani sebuah dokumen kesepahaman komprehensif yang menitikberatkan pada penyelesaian damai di Gaza.
Sejalan dengan hasil pertemuan tersebut, laporan dari kantor media Palestina untuk urusan tahanan menyebutkan bahwa ratusan warga Palestina yang sebelumnya ditahan oleh Israel sejak 7 Oktober 2023 kini telah dibebaskan.
Baca Juga: BMKG: Cuaca Panas Mulai Mereda Akhir Oktober, Musim Hujan Segera Tiba
Mereka tiba di Kota Khan Yunis, Gaza bagian selatan, pada Senin (13/10) sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump.
“Sebanyak lebih dari 1.700 warga Palestina yang ditangkap Israel pasca 7 Oktober 2023 kini telah bebas dan kembali ke Gaza. Mereka tiba menggunakan bus di alun-alun dekat Kompleks Medis Nasser,” ungkap pernyataan resmi kantor media Palestina tersebut.
Para tahanan yang baru dibebaskan itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit lapangan yang telah disiapkan khusus untuk memastikan kondisi mereka pasca penahanan.
Stasiun berita Al-Araby menayangkan suasana penuh haru ketika ratusan warga berkumpul di alun-alun Khan Yunis, menyambut kepulangan para tahanan Palestina dengan tangis bahagia dan pelukan keluarga.
Selain 1.718 warga asal Jalur Gaza, laporan tersebut juga mengonfirmasi bahwa Israel turut membebaskan 250 warga Palestina lainnya yang sebelumnya menjalani hukuman seumur hidup atau jangka panjang di wilayah Tepi Barat, Yerusalem, dan beberapa lokasi di luar negeri.
Langkah ini dinilai sebagai salah satu titik terang menuju perdamaian, sekaligus buah dari kesepakatan bersejarah yang dihasilkan pada KTT Sharm El-Sheikh, yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai tamu kehormatan.
Editor : Ali Mustofa