RADARKUDUS - Wong Jowo ojo ilang Jawane, semua Ilmu Spiritual Jawa itu sebenarnya adalah warisan budaya nenek moyang kita dengan segala nilai luhur nya untuk menyelaraskan antara manusia, alam dan Sang Pencipta.
Namun beberapa diantaranya menyalah artikan dan menyalahgunakan sampai menganggap itu adalah praktik klenik.
Lalu, apakah kita akan membiarkannya itu hilang begitu saja???
Semedi (Meditasi)
Dahulu Masyarakat Jawa bersemedi untuk mencapai hening, menyatukan antara alam dan Tuhan.
Konsep Spiritual ini mulai eksis di barat dengan Meditasi Transendental (TM) yaitu teknik meditasi tanpa usaha yang melibatkan pengulangan doa mental untuk mencapai kedamaian batin dan ketenangan pikiran.
Tirakat (Pengendalian Diri)
Tirakat pada masyarakat Jawa seperti puasa mutih, tapa bisu, dll sebagai latihan disiplin batin serta pengendalian diri.
Di luar negri, ilmu spiritual ini mulai berkembang yaitu Dark retreat (retret gelap) adalah praktik spiritual tingkat lanjut di mana seseorang menghabiskan waktu di ruang yang sepenuhnya bebas cahaya untuk mencapai kesadaran diri yang mendalam dan pertumbuhan spiritual.
Tenaga Dalam
Ilmu tenaga dalam masyarakat jawa dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit atau fisik dari energi yang disalurkan.
Di negara barat ilmu spiritual ini berkembang dan eksis dengan nama energy healing yaitu praktik kesehatan yang didasarkan pada kepercayaan bahwa tubuh memiliki medan energi.
Primbon (Perhitungan Waktu)
Masyarakat Jawa jaman dahulu percaya dengan hitungan angka dari hari lahir untuk jodoh, musim panen, buka usaha dll.
Kini orang luar negri sangat eksis dengan Numerologi atau astrologi yaitu kepercayaan yang mengkaji hubungan semesta dan ilahi antara angka dengan peristiwa dan identitas pribadi, seperti nama dan tanggal lahir.
Kidung & Doa (Musik dengan Frekuensi)
Masyarakat Jawa jaman dahulu percaya tersirat doa dalam Lantunan Kidung Jawa yang dapat menenangkan jiwa secara spiritual.
Saat ini di luar negri berkembang Sound healing yaitu sebuah praktik kuno dan tren terapi modern yang menggunakan musik dan suara untuk meningkatkan kesehatan fisik dan emosional, menenangkan pikiran, dan menyelaraskan tubuh melalui gelombang suara dan getarannya.
Sesajen (Kearifan Lokal)
Pada masyarakat jaman dahulu sesajen merupakan bentuk harmonisasi dan penghormatan kepada alam dan bersyukur kepada Sang Pencipta.
Di luar negri mulai eksis ilmu spiritual ini yang disebut offering ritual yaitu tindakan mempersembahkan sesuatu (seperti makanan, bunga, atau dupa) kepada dewa atau makhluk spiritual dalam upacara keagamaan atau adat untuk menghormati, memohon berkah, atau menyampaikan rasa syukur.
Editor : Ali Mustofa