Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ranking FIFA Paling Buncit, Bisakah Timnas Indonesia Tumbangkan Arab Saudi dan Irak?

Mahendra Aditya Restiawan • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 00:18 WIB

 

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

RADAR KUDUS - Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebentar lagi digelar.

Enam negara bakal memperebutkan tiket menuju panggung sepak bola terbesar sejagat. Indonesia yang tergabung di Grup B harus menghadapi dua lawan berat: Irak dan Arab Saudi.

Pertandingan Timnas Indonesia akan berlangsung di King Saud University Stadium, Riyadh.

Laga pertama melawan Arab Saudi jatuh pada 8 Oktober 2025, sementara duel dengan Irak dimainkan pada 11 Oktober 2025. Dua partai itu bisa jadi penentu hidup-mati perjalanan skuad Garuda di kualifikasi kali ini.

Realita Ranking FIFA: Indonesia di Dasar Grup

Jika berbicara peringkat FIFA, posisi Indonesia jauh tertinggal dibanding lawannya. Berdasarkan update per 18 September 2025, Timnas Indonesia berada di ranking 119 dunia dengan 1.157,98 poin.

Sebelumnya Garuda sempat bercokol di posisi 118, tetapi dua laga FIFA Matchday September tidak mampu mengatrol posisi.

Sebaliknya, Irak dan Arab Saudi berada jauh di atas. Irak menduduki peringkat 58 dengan 1.422,18 poin, sementara Arab Saudi tepat di belakangnya di posisi 59 dengan 1.420,65 poin.

Gap ini menegaskan bahwa di atas kertas, Indonesia adalah tim paling lemah di Grup B.

Sejarah Singkat: Irak dan Arab Saudi Lebih Berpengalaman

Selain ranking, pengalaman kedua lawan Indonesia di kancah internasional juga jauh lebih kaya.

Fakta ini mempertegas betapa beratnya tantangan skuad asuhan Patrick Kluivert.

Laga Uji Coba: Sinyal Kekuatan Garuda

Meski di ranking FIFA Indonesia tertinggal, hasil uji coba terbaru memberi sedikit optimisme.

Dua laga itu membuat Indonesia hanya mengoleksi tambahan 3,39 poin FIFA. Meski tidak signifikan, hasil tersebut menunjukkan potensi Indonesia untuk setidaknya memberi kejutan jika mampu tampil konsisten dan efektif.

Faktor Skuad: Kombinasi Naturalisasi dan Talenta Lokal

Timnas Indonesia kali ini datang dengan skuad yang dihuni kombinasi pemain naturalisasi dan talenta muda lokal. Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, hingga Justin Hubner diharapkan bisa memperkuat lini pertahanan.

Sementara itu, lini depan mengandalkan pemain seperti Ole Romeny, Ramadhan Sananta, dan Egy Maulana Vikri yang bisa menjadi pembeda. Kehadiran pemain berpengalaman di Eropa diyakini akan meningkatkan level permainan Indonesia.

Namun, absennya beberapa pilar seperti Marselino Ferdinan menjadi sorotan. Media Arab Saudi bahkan menilai kehilangan Marselino bisa melemahkan kreativitas Garuda.

Kekuatan Lawan: Dua Raksasa Asia Siap Menggempur

Indonesia dituntut tampil disiplin, solid di pertahanan, serta klinis dalam memanfaatkan peluang serangan balik. Strategi inilah yang bisa menjadi senjata untuk menahan gempuran dua tim kuat tersebut.

Target Realistis: Harapan di Tengah Jurang Peringkat

Secara matematis, peluang Indonesia untuk menjadi juara grup memang sangat tipis. Namun, skuad Garuda tetap punya target tinggi: setidaknya mencuri poin dari Arab Saudi atau Irak.

Jika gagal jadi juara grup, posisi runner-up masih menyisakan peluang lewat jalur playoff antarbenua.

Inilah yang bisa menjadi fokus realistis bagi Indonesia, sembari tetap mengusung semangat "mimpi besar ke Piala Dunia."

Tekanan Publik: Harga Diri Bangsa di Atas Segalanya

Bagi publik Indonesia, laga ini bukan sekadar pertandingan sepak bola. Ini adalah ajang mempertaruhkan harga diri bangsa.

Dukungan masyarakat sangat besar, baik di stadion maupun lewat layar kaca. Ribuan suporter diaspora di Arab Saudi diperkirakan akan hadir langsung di stadion Riyadh untuk memberi dukungan penuh.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama jajaran federasi sudah menekankan pentingnya momen ini. Target lolos ke Piala Dunia adalah mimpi panjang yang harus dikejar dengan kerja keras, disiplin, dan pengorbanan tanpa kompromi.

Siapa Bilang Mustahil?

Timnas Indonesia memang berada di dasar ranking FIFA Grup B, tetapi sepak bola selalu penuh kejutan. Ranking hanyalah angka, sementara determinasi, strategi, dan semangat juang bisa mengubah peta persaingan.

Garuda mungkin datang sebagai underdog, namun justru status itulah yang bisa menjadi motivasi lebih. Jika mampu mencuri poin, bukan mustahil Indonesia akan mencatat sejarah baru dan mendekatkan langkah menuju panggung Piala Dunia 2026.

Editor : Mahendra Aditya
#Ranking FIFA Timnas Indonesia Kembali Naik #Timnas Indonesia vs Irak #Jadwal Timnas Indonesia 2025 #ranking fifa timnas indonesia naik #Kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia #timnas indonesia vs arab saudi #ranking fifa timnas indonesia