Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Shock di Amerika: Politisi Muda dan Kontroversial, Charlie Kirk, Meninggal Dunia Saat Berpidato di Utah

Ali Mustofa • Kamis, 11 September 2025 | 21:54 WIB
Charlie Kirk, aktivis konservatif muda Amerika Serikat
Charlie Kirk, aktivis konservatif muda Amerika Serikat

 

RADAR KUDUS – Politisi muda Amerika Serikat, Charlie Kirk, meninggal dunia setelah tertembak di sebuah universitas di Utah, Rabu waktu setempat.

Insiden terjadi saat Kirk tengah berpidato di depan kerumunan mahasiswa di lapangan kampus, ketika peluru tiba-tiba menembus lehernya.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden penembakan di AS, di mana kepemilikan senjata api yang relatif bebas kerap memicu tragedi serupa.

Baca Juga: Luka Hati Karena Curiga Berlebihan? Simak Cara Ampuh Mengatasi Trust Issue

Menurut laporan AFP, Kirk dikenal sebagai juru bicara utama bagi generasi muda di gerakan Republik.

Sosoknya juga menjadi figur populer di kalangan sayap kanan partai, dengan jutaan pengikut di media sosial.

Ia kerap menyampaikan pernyataan provokatif, terutama bagi lawan ideologisnya.

Kirk dikenal karena ideologi konservatif yang erat kaitannya dengan mantan Presiden Donald Trump.

Ia menjadi “anak emas” Trump yang mendukung klaim palsu terkait kecurangan pemilu 2020, serta menggunakan pengaruhnya untuk menyerang kelompok migran dan komunitas transgender.

Dalam berbagai pidato di kampus-kampus AS, Kirk kerap mengajak mahasiswa untuk berdiskusi dan berdebat dengannya secara cepat, sebuah gaya yang kerap menjadi viral di dunia maya.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Trust Issue! Salah Pilih Teman Bisa Jadi Awal Kehancuran Hidupmu

Insiden penembakan yang merenggut nyawanya terjadi dalam salah satu acara tersebut.

Donald Trump sendiri langsung mengumumkan kematian Kirk melalui platform Truth Social. “Charlie Kirk yang hebat, bahkan legendaris, telah meninggal dunia,” tulis Trump.

Ia menambahkan, “Tidak ada yang memahami atau memiliki hati anak muda di AS lebih baik daripada Charlie.”

Namun, bagi sebagian kalangan, Kirk dianggap sebagai pendukung Trumpisme yang ekstrem.

Penulis Kyle Spencer menilai, “Charlie Kirk adalah nasionalis Kristen yang karismatik, bertindak sebagai juru bicara Trumpisme dan ide-ide ekstremis.”

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Trust Issue! Salah Pilih Teman Bisa Jadi Awal Kehancuran Hidupmu

Spencer menulis buku tentang Turning Point USA, gerakan pemuda konservatif yang didirikan Kirk saat berusia 18 tahun.

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Turning Point USA berkembang menjadi organisasi konservatif muda terbesar di AS, yang melatih banyak aktivis, termasuk beberapa yang terlibat dalam kerusuhan di Capitol pada 6 Januari 2021.

Selain itu, Kirk juga mengelola Turning Point Action, organisasi utama yang dipercaya Trump untuk kampanye pintu ke pintu pada Pemilu 2024.

Kirk lahir di pinggiran Chicago. Ia tidak menamatkan kuliah, namun sudah aktif di dunia politik sejak remaja. Kariernya semakin menanjak, hingga pada 2016 ia menjadi asisten pribadi Donald Trump Jr.

Nama Kirk juga sempat menjadi kontroversi karena pernyataannya di Fox News dan podcast populer miliknya, The Charlie Kirk Show.

Ia kerap menyebarkan narasi yang mendukung Trump, termasuk tuduhan kecurangan pemilu dan kritik terhadap penanganan Covid-19.

Salah satu pernyataannya yang menuai kontroversi terjadi pada September 2024, ketika Kirk menuduh imigran Haiti di Ohio memakan kucing dan anjing, klaim yang kemudian diulang Trump saat debat presiden dengan Kamala Harris, meski tidak berdasar. Kirk membela diri, menyatakan pernyataannya adalah “kebenaran” menurut versi dirinya.

Editor : Ali Mustofa
#meninggal #universitas #charlie kirk #donald trump #amerika #politisi muda