Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Misteri Kasus Mutilasi di Pacet Mulai Terungkap, Pemuda Asal Sumut Ditangkap

Ali Mustofa • Senin, 8 September 2025 | 16:08 WIB
Anggota Polres Mojokerto menangkap pelaku pembunuhan mutilasi Pacet dan melakukan olah TKP di rumah kos pelaku, Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (7/9).
Anggota Polres Mojokerto menangkap pelaku pembunuhan mutilasi Pacet dan melakukan olah TKP di rumah kos pelaku, Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (7/9).

MOJOKERTO – Polisi akhirnya berhasil menguak tabir di balik kasus mutilasi yang potongan tubuh korbannya ditemukan di kawasan jurang Pacet, Mojokerto.

Pelaku yang diduga bertanggung jawab atas aksi keji tersebut adalah Alvi Maulana, 24, pemuda asal Desa Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.

Alvi diringkus tim Satreskrim Polres Mojokerto di sebuah rumah kos di Jalan Lidah Wetan Gang 1, Lakarsantri, Surabaya, Minggu (7/9) dini hari.

Baca Juga: Geger! Warga Mojokerto Temukan Potongan Kaki Manusia di Jurang Jalur Pacet–Cangar, Begini Kronologinya

Ketua RT setempat, Heru, membenarkan proses penangkapan tersebut.

“Sekitar pukul 01.00 polisi datang dan meminta saya ikut menyaksikan penangkapan. Pelaku langsung diamankan dari kamar kosnya,” ujarnya.

Menurut keterangan warga, Alvi dikenal sebagai sosok tertutup.

Ia jarang bergaul dan hanya sesekali terlihat membeli makanan di warung sekitar. Beberapa warga juga menyebutnya bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Kasus ini bermula ketika Suliswanto, 35, warga Pacet, menemukan potongan kaki manusia saat mencari rumput di jalur Pacet–Cangar, Sabtu (7/9) pagi.

Penemuan tersebut menggegerkan warga sekaligus mengawali pengungkapan tindak kejahatan sadis yang menimpa korban Tiara Angelina Saraswati, 25, perempuan asal Desa Made, Kecamatan Lamongan.

Identitas korban terungkap setelah petugas berhasil memindai sidik jari dari potongan tangan yang ditemukan.

Baca Juga: Teka-teki Korban Mutilasi di Jurang Pacet Mojokerto Terungkap, Ini Identitasnya

Tiara diketahui merupakan lulusan Universitas Trunojoyo Madura dan tinggal di Surabaya setelah menyelesaikan pendidikannya.

Sukirno, Ketua RT 003 Made Kidul, menjelaskan bahwa Tiara adalah putri sulung pasangan Setiawan Darmadi dan Silvy Puji Ratnaningsih.

“Orang tuanya sehari-hari berjualan sempol di depan Masjid Agung Lamongan untuk menghidupi keluarga,” terangnya.

Kabar duka ini membuat keluarga korban terpukul, terutama adik Tiara yang masih duduk di bangku SMA.

Sang paman, Teguh, bahkan harus menjemput langsung keponakannya yang syok mendengar kabar tersebut.

Baca Juga: Murah Senyum, Rahasia Hidup Lebih Positif dan Menyenangkan

Polisi sendiri menemukan total 65 potongan tubuh korban, terdiri dari jaringan otot, lemak, hingga bagian kepala dengan rambut.

Dua potongan yang paling menonjol adalah telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, melalui Kasi Humas Iptu Suyanto, menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan.

“Pelaku sudah diamankan. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak membuka police line karena lokasi masih dalam tahap olah TKP,” ujarnya.

Hingga kini, motif pelaku masih didalami. Namun, informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan dekat, bahkan disebut pernah menikah siri.

Polisi masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

Editor : Ali Mustofa
#Mojokerto #Kasus mutilasi #polisi #kejahatan #aksi keji