Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Helikopter BK117 D3 Milik Estindo Air Jatuh dan Terbakar di Hutan Tanah Bumbu Kalsel, Satu Korban Ditemukan Tewas

Ali Mustofa • Kamis, 4 September 2025 | 18:55 WIB

Foto bagian ekor dari bangkai Helikopter BK117 D3 yang hangus terbakar dalam kecelakaan jatuh di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan,
Foto bagian ekor dari bangkai Helikopter BK117 D3 yang hangus terbakar dalam kecelakaan jatuh di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan,

RADAR KUDUS – Helikopter tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Senin (1/9) pagi, akhirnya ditemukan.

Kondisinya hangus terbakar di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Lokasi jatuhnya helikopter tercatat di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E.

Baca Juga: Bahaya Tersembunyi! Ternyata Musuh Terbesar Bukan Orang Lain, Tapi Ada di Dalam Diri Kita Sendiri

Tim SAR gabungan berhasil mencapai titik jatuhnya helikopter pada Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 WITA.

Dari pantauan visual yang diterima, hanya bagian ekor berwarna hijau dan biru yang tampak masih tersisa, sementara hampir seluruh badan pesawat luluh lantak dilalap api.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, dalam konferensi pers di Banjarbaru pada Rabu malam, menjelaskan bahwa satu korban ditemukan meninggal dunia sekitar 100 meter dari bangkai pesawat.

Korban telah melalui proses body packing dan sedang dievakuasi menuju posko lapangan.

Sementara itu, tujuh orang lainnya yang ikut dalam penerbangan masih dalam pencarian.

Diduga beberapa di antaranya masih berada di dalam badan helikopter yang terbakar.

Proses evakuasi pun membutuhkan kehati-hatian ekstra, mengingat kondisi medan yang sulit ditambah cuaca hujan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Iri Hati, Penyakit Hati Tak Kasat Mata yang Menggerogoti Jiwa dan Merusak Kehidupan Sosial

Yudhi menegaskan bahwa seluruh unsur SAR, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan setempat, dikerahkan untuk memperkuat operasi penyelamatan.

“Kami akan terus melanjutkan misi ini hingga seluruh korban berhasil ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, helikopter yang membawa delapan orang terdiri dari seorang pilot, seorang teknisi, dan enam penumpang itu hilang kontak pada Senin (1/9) pukul 08.54 WITA saat melintas di wilayah Mentewe. Mereka yang berada di dalam helikopter antara lain Capt.

Haryanto, teknisi Hendra, serta penumpang Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Basarnas menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut membantu operasi kemanusiaan ini dan berjanji memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan evakuasi serta kondisi korban.

Editor : Ali Mustofa
#tim sar #kawasan hutan #helikopter #kalsel