RADAR KUDUS - Setiap kali bantuan sosial (bansos) cair, selalu ada pertanyaan dari warga: “Kenapa nama saya tidak ada di daftar penerima?” Jawabannya sederhana, karena belum terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang kini diperbarui menjadi DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
DTSEN adalah basis data nasional yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa saja yang layak mendapat bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Jika nama Anda tidak tercatat di sini, otomatis bansos tak akan cair, meski kondisi ekonomi keluarga masuk kategori miskin atau rentan.
Baca Juga: Hati-Hati, Nama Penerima Bansos Bisa Hilang! Ini Klarifikasi DTSEN dan BPS Soal PKH-BPNT 2025
Syarat Daftar DTKS/DTSEN 2025
Agar bisa masuk dalam daftar penerima manfaat, ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi:
-
Warga Negara Indonesia dengan KTP dan KK yang valid.
-
Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin.
-
Tidak menerima bansos ganda dari program lain.
-
Bersedia menjalani proses verifikasi lapangan oleh petugas.
Dengan memenuhi syarat tersebut, nama Anda bisa dipertimbangkan untuk masuk ke database resmi DTSEN.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT September 2025: Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat Aplikasi & Situs Kemensos
Cara Daftar Online Melalui Aplikasi
Bagi masyarakat yang memiliki akses internet dan smartphone, cara termudah adalah mendaftar lewat aplikasi Cek Bansos. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
-
Buat akun dengan NIK dan KK sesuai KTP.
-
Lengkapi data keluarga secara detail.
-
Pilih menu Daftar DTSEN lalu klik submit.
-
Tunggu verifikasi dari Dinas Sosial setempat.
Kelebihan jalur ini, warga bisa memantau status pendaftarannya secara berkala langsung dari aplikasi.
Baca Juga: Bansos PKH September 2025 Segera Cair, Ini Cara Mudah Cek Penerima Lewat HP
Cara Daftar Offline Melalui Desa/Kelurahan
Bagi warga yang kesulitan akses internet, jalur manual tetap tersedia. Berikut caranya:
-
Datang ke kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK.
-
Isi formulir pendaftaran DTSEN yang disediakan.
-
Setelah itu, data akan diverifikasi oleh RT/RW.
-
RT/RW kemudian meneruskan data ke Dinas Sosial untuk proses finalisasi.
Metode ini dianggap lebih ramah bagi masyarakat di wilayah pedesaan yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital.
Tips Agar Data Cepat Diverifikasi
Proses pendaftaran sering kali terhambat karena data tidak lengkap atau berbeda dengan dokumen resmi. Agar verifikasi lebih cepat, berikut tips yang bisa dilakukan:
-
Pastikan alamat sesuai dengan KTP.
-
Siapkan dokumen tambahan seperti akta lahir anak.
-
Periksa kembali ejaan nama dan NIK, jangan sampai salah ketik.
-
Pantau status pendaftaran secara rutin di aplikasi atau tanyakan langsung ke desa/kelurahan.
Apa Manfaat Jika Terdaftar di DTSEN?
Masuk ke database DTSEN bukan hanya membuka peluang mendapat bansos PKH dan BPNT, tetapi juga berpotensi terhubung dengan berbagai program perlindungan sosial lain yang dikelola pemerintah.
Beberapa di antaranya termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Subsidi Upah (BSU), atau bantuan darurat saat terjadi bencana.
Dengan kata lain, pendaftaran DTSEN adalah tiket utama untuk mengakses jaring pengaman sosial dari negara.
Baca Juga: Mau Tahu Dapat Bansos atau Tidak? Cek PKH & BPNT September 2025 Langsung di HP Anda
Besaran Bansos PKH & BPNT 2025
Agar lebih jelas, berikut rincian nilai bantuan bagi keluarga penerima manfaat:
-
PKH
-
Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
-
Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
-
Siswa SD: Rp225.000 per tahap
-
Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
-
Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
-
Lansia: Rp600.000 per tahap
-
Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
-
-
BPNT
-
Rp200.000 per bulan (atau Rp600.000 per tahap)
-
Bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk pembelian bahan pangan di e-warung resmi.
-
Nominal ini bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari.
Pentingnya Data yang Transparan
Meski akses pendaftaran semakin mudah, masih banyak keluhan soal penerima bansos yang salah sasaran.
Ada warga miskin yang tidak mendapat bantuan, sementara orang yang tergolong mampu justru masuk daftar penerima.
Karena itu, pemerintah mendorong warga aktif melakukan pengecekan, sekaligus melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian.
Transparansi dan partisipasi publik menjadi kunci agar bansos benar-benar tepat sasaran.
Mendaftar ke DTSEN 2025 adalah langkah awal agar keluarga Anda bisa tercatat sebagai penerima resmi PKH dan BPNT.
Baik melalui aplikasi maupun jalur manual di desa, prosesnya relatif mudah selama syarat dan dokumen lengkap.
Jangan tunggu bansos cair baru sibuk bertanya kenapa nama Anda tidak masuk. Pastikan sekarang juga data keluarga sudah terdaftar di DTSEN agar hak bantuan sosial dari pemerintah tidak terlewat.
Editor : Mahendra Aditya