Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Update Pagi di Kwitang Masih Mencekam! Massa Ogah Bubarkan Diri, Polisi Perketat Penjagaan Mako Brimob

Mahendra Aditya Restiawan • Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:31 WIB

 

Para buruh batal demo di Istana, mereka fokus aksi di Gedung DPR RI. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Para buruh batal demo di Istana, mereka fokus aksi di Gedung DPR RI. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

RADAR KUDUS - Jakarta kembali dirundung suasana panas pasca insiden tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob.

Hingga Jumat (29/8/2025) pagi, massa aksi masih memilih bertahan di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, barisan polisi berseragam lengkap antiteror terlihat berjaga rapat di sepanjang jalan depan markas. Meski kericuhan semalam mereda, situasi belum sepenuhnya normal.

Baca Juga: Affan, Ojol 21 Tahun Tewas Dilindas Brimob Saat Demo DPR – 7 Polisi Diperiksa

Massa Bertahan, Polisi Siaga

Ratusan demonstran yang sejak Kamis malam menggeruduk Mako Brimob masih berkerumun di sekitar perempatan lampu merah Senen arah Atrium. Wajah-wajah lelah mereka masih menampakkan perlawanan.

Sebagian bahkan masih mengoleskan pasta gigi di bawah mata—cara klasik untuk mengurangi perih akibat gas air mata.

Bau gas air mata sendiri masih menyengat. Di beberapa titik, sisa asap putihnya masih mengepul, menandakan betapa keras bentrokan yang terjadi malam sebelumnya.

Dampak ke Lalu Lintas Ibu Kota

Kondisi ini juga membuat lalu lintas di kawasan Kwitang terganggu. Jalur dari arah Salemba terpaksa dialihkan ke Flyover Senen menuju Gunung Sahari.

Akibatnya, antrean kendaraan tak terhindarkan. Beberapa pengendara bahkan memilih putar balik dan mencari jalur alternatif demi menghindari kepadatan.

Meski demikian, aparat kepolisian memastikan arus kendaraan tetap bisa dialihkan agar mobilitas warga tidak lumpuh total.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Minta Maaf dan Peluk Keluarga Ojol yang Tewas Terlindas Rantis Brimob

Gelombang Protes Belum Padam

Insiden tewasnya pengendara ojol akibat terlindas rantis Brimob jelas menjadi pemicu utama ledakan amarah publik.

Massa menuntut pertanggungjawaban dan transparansi penuh dari aparat. Mereka menolak pulang sebelum ada kepastian hukum terhadap insiden ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa gelombang protes tidak serta-merta surut meski Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Editor : Mahendra Aditya
#Rantis Brimob #Dilindas Brimob #Keadilan atas Gugurnya Driver Ojol #Demo Anarkis #Humas Korps Brimob #Ojol Tewas #Mobil Brimob lindas ojol #Brimob menabrak pengemudi ojol #demo buruh #affan kurniawan #7 orang anggota Brimob yang diperiksa #ojol ditabrak brimob #Warga Brimob Bentrok #7 Anggota Brimob Diperiksa #Benarkan Ojol Tewas #Desak Kapolri Investigasi #ojol terlindas demo #Driver Ojol Tewas #Kapolri meminta maaf #Brutalitas Penanganan Demo #Demo Buruh DPR #Dilindas Rantis Brimob #demo dpr ri #brimob kwitang #kasus ojol tewas dilindas rantis Brimob #Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob #Ojol Tewas Dilindas